Dikunjungi Menhan Prabowo Subianto, Inilah Profil Galangan Tesco Indomaritim

POPULAR

IPERINDO Kemukakan Empat Kunci Menuju Galangan Kapal Masa Depan

Jakarta-Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Sarana Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO) merespon kebijakan adaptasi kebiasaan baru sebagai upaya untuk hidup produktif di tengah pandemi Covid-19...

Galangan PAL Indonesia Lakukan Mitigasi Untuk Antisipasi Dampak Covid-19

Jakarta-Pandemi COVID-19 mengakibatkan perlambatan ekonomi global. JP Morgan memprediksi ekonomi dunia akan minus 1,1% pada tahun 2020, sementara itu Badan Pusat Statistik (BPS) merilis...

Empat dari 27 Industri Militer Indonesia dari Swasta adalah Anggota IPERINDO

Jakarta-Industri galangan boleh berbangga. Empat dari 27 Industri Militer Indonesia ternyata anggota Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO). Dirilis pada laman www.medcom.id,...

PAL Raih Penghargaan Pelabuhan Terbaik Kedua Kinerja Pengelolaan Lingkungan Hidup dari Kemenhub

Surabaya—Anggota  Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO), PT PAL Indonesia (Persero) menerima penghargaan terbaik kedua dalam hal Pengelolaan Lingkungan Hidup Pelabuhan...

IPERINDO: Permendag 76/2019 Tak Sesuai Semangat Pemberdayaan

JAKARTA - IPERINDO dan dua  asosiasi industri maritim lainnya menilai kebijakan Permendag 76 tahun 2019 tentang Impor Barang dalam Keadaan Tidak Baru (Bekas) tidak...

Jakarta-Awal bulan ini, tepatnya 5 Agustus 2020, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto melakukan kunjungan ke PT Tesco Indomaritim di Babelan, Bekasi, Jawa Barat untuk melihat secara langsung kapasitas, kemampuan dan kesiapan Industri pertahanan swasta ini dalam turut serta memenuhi kebutuhan Alutsista TNI khususnya kapal perang.

Menhan Prabowo Subianto  didampingi Rektor Universitas Pertahanan Laksdya TNI Dr. A. Octavian, S.T., M.Sc., DESD dan Wakasal Laksda TNI Ahmadi Heri Purwono, disambut langsung oleh Direktur Utama PT Tesco Indomaritim Jamin Basuki.

Menhan berkesempatan berkeliling meninjau fasilitas produksi dan menerima penjelasan singkat beberapa produk kapal yang telah berhasil diproduksi PT Tesco Indomaritim.  Berikut Profil  PT Tesco Indomaritim yang tercatat sebagai Anggota Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO) tersebut.

Perseroan swasta ini merupakan perusahaan galangan kapal swasta nasional yang juga termasuk dalam perusahaan industri strategis pertahanan dalam negeri. Di dalam website www.tescoindomaritim.com, jasa layanan  galangan nasional ini adalah pembangunan kapal baru (shipbuilding), perbaikan kapal (ship repair) dan konversi kapal (ship conversion).

Di dirikan pada tahun 1975 dengan fokus pada jasa kelautan seperti peralatan propulsi laut dan memproduksi baling-baling yang dibuat sesuai pesanan hingga memiliki kemampuan untuk membuat Propeller yang dibuat khusus dengan kapasitas diameter hingga 3.500 MM.

Sejak 199, Tesco melakukan program repowering kapal alutsista. Kapal pertama yang dibangun adalah jenis Kapal Landing Ship Tank (LST) 98 Meter milik TNI AL.

Tiga unit kapal buatan PT Tesco Indomaritime yang sudah bergabung memperkuat TNI AL

Sejak saat itu, perseroan telah melakukan repowering lebih dari 30 kapal yang meliputi Frigate, Corvette, Landing Crafts, dan Patrol Boats milik TNI AL. Baru pada tahun 2009,  Tesco  memproduksi prototipe 11 Meter Landing Craft, Vehicle, Personnel (LCVP) dan tercatat sebagai kapal pertama yang diproduksi perseroan. Setelah itu,  kontrak terus  diberikan kepada perusahaan oleh Angkatan Laut Indonesia untuk 20 unit kapal jenis ini. Sejak saat itu, PT. Tesco Indomaritim telah mengirimkan lebih dari 400 kapal Komersial dan Pertahanan.

Perusahaan berkomitmen untuk penelitian dan pengembangan yang kuat serta desain kapal yang inovatif. Perusahaan galangan kapal ini telah mampu membuat berbagai jenis kapal berbahan dasar  plat baja dan aluminium dengan kecepatan tinggi yang dilengkapi dengan sistem Waterjet atau Propeller.

Galangan kapal yang terletak di Desa Muarabakti, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi ini produksi kapalnya selama ini telah digunakan secara baik di lingkungan TNI Angkatan Laut maupun Angkatan Darat.

Beberapa kapal pesanan dari TNI AD telah dikerjakannya yakni Kapal Cepat KMC Komando. Sedangkan pesanan TNI AL seperti Landing Craft Vehicle Personel 12 Meter, Fast Patrol Boat 28 Meter, Landing Carrier Utilities 24 Meter, KAL 28 meter, RFIB dan kapal pesanan TNI panjang 38 meter.

 

 

 

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

NEWS

Kapal ADRI LI & ADRI LII Buatan PT Daya Radar Utama Perkuat TNI AD

Jakarta--TNI Angkatan Darat (AD) memiliki dua kapal baru yakni ADRI LI dan ADRI LII. Kapal buatan galangan PT Daya Radar Utama (DRU) itu memang...

PTK Pertamina Gandeng BNI Syariah Bangun 2 Unit Kapal Harbour Tug 3.200 HP

Jakarta--Sebagai strategi meningkatkan keandalan moda angkut kebutuhan energi nasional dan program investasi khususnya pengadaan kapal, PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) menjalin kerja sama dengan...

MOS Luncurkan KMP Aceh Hebat 1 Pesanan Pemprov Aceh

Karimun-PT Multi  Ocean Shipyard (MOS) meluncurkan kapal Ferry Roro Penyeberangan yang diberi nama KMP Aceh Hebat 1 pesanan Pemerintah Provinsi Aceh di galangan MOS,...

ITS Luncurkan Kapal I-Boat Tanpa Awak, Ini Pertama di Indonesia

Surabaya - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya meluncurkan inovasi berupa kapal autonomous Intelligent Boat (I-Boat) tanpa awak. Kapal tanpa pengemudi ini dapat dijalankan...

Direktur Acquisition Technology and Logistic (ATLA) Kemenhan Jepang Kunjungi PAL

Surabaya—PT PAL Indonesia (Persero) menerima kunjungan Direktur Acquisition Technology and Logistic (ATLA) Kementerian Pertahanan Jepang Rear Admiral Hoshi Naoya, Rabu, 23 September 2020. Direktur Pembangunan...