Dua Kapal Angkut Tank Buatan Galangan Nasional DKB Perkuat TNI AL

POPULAR

IPERINDO Kemukakan Empat Kunci Menuju Galangan Kapal Masa Depan

Jakarta-Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Sarana Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO) merespon kebijakan adaptasi kebiasaan baru sebagai upaya untuk hidup produktif di tengah pandemi Covid-19...

Direktur Acquisition Technology and Logistic (ATLA) Kemenhan Jepang Kunjungi PAL

Surabaya—PT PAL Indonesia (Persero) menerima kunjungan Direktur Acquisition Technology and Logistic (ATLA) Kementerian Pertahanan Jepang Rear Admiral Hoshi Naoya, Rabu, 23 September 2020. Direktur Pembangunan...

MOS Luncurkan KMP Aceh Hebat 1 Pesanan Pemprov Aceh

Karimun-PT Multi  Ocean Shipyard (MOS) meluncurkan kapal Ferry Roro Penyeberangan yang diberi nama KMP Aceh Hebat 1 pesanan Pemerintah Provinsi Aceh di galangan MOS,...

ITS Luncurkan Kapal I-Boat Tanpa Awak, Ini Pertama di Indonesia

Surabaya - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya meluncurkan inovasi berupa kapal autonomous Intelligent Boat (I-Boat) tanpa awak. Kapal tanpa pengemudi ini dapat dijalankan...

Galangan PAL Indonesia Lakukan Mitigasi Untuk Antisipasi Dampak Covid-19

Jakarta-Pandemi COVID-19 mengakibatkan perlambatan ekonomi global. JP Morgan memprediksi ekonomi dunia akan minus 1,1% pada tahun 2020, sementara itu Badan Pusat Statistik (BPS) merilis...

JAKARTA-Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono dan Panglima Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) Laksda TNI Irwan Achmadi hari ini menyambut kedatangan dua kapal perang baru yang akan menambah kekuatan operasional dan pertahanan TNI AL di Indonesia.

Dua kapal perang baru itu adalah KRI Teluk Kendari-518 dan KRI Teluk Kupang-519. Kedua kapal perang tersebut merupakan jenis Angkut Tank (AT) terbaru karya putra-putri bangsa yang dikerjakan oleh perusahaan galangan kapal PT Dok & Perkapalan Kodja Bahari (PT DKB).

Ketika meninjau dua kapal perang terbaru itu, Kasal Laksamana TNI Yudo Margono juga sempat menyaksikan langsung latihan embarkasi Tank BMP 3 F yang dilakukan oleh Batalyon Tank Amfibi 1 Marinir (Yontankfib 1 Mar) di Base Plate Dermaga Kolinlamil ke atas kapal perang baru tersebut.

Kasal sangat menyambut baik kehadiran KRI Teluk Kendari-518 dan KRI Teluk Kupang-519 tersebut. Menurut Kasal, pembangunan Kapal perang jenis angkut tank ini merupakan wujud kontribusi TNI Angkatan Laut dalam mendukung kemandirian industri pertahanan dalam negeri, khususnya untuk melewati masa krisis resesi dunia dan kontraksi ekonomi Nasional akibat dari krisis global covid-19.

“TNI AL menambah kekuatan armada kapal perangnya jenis angkut tank yang akan memperkuat Satuan Operasional. Kita berharap kehadiran kedua kapal ini akan meningkatkan performa tugas-tugas TNI Angkatan Laut,” kata Kasal Laksamana TNI Yudo Margono dalam keterangan resmi Kolinlamil sebagaimana ditulis VIVA, Kamis, 26 November 2020.

Untuk diketahui, dari aspek desain dan konstruksi, KRI Teluk Kupang 519 dan KRI Teluk Kendari 518 itu mengacu pada desain yang sama dengan KRI Teluk Bintuni 520 yang dibangun di galangan PT Daya Radar Utama. KRI Teluk Bintuni 520  sudah lebih dulu melaut berada dibawah komando Satuan Lintas Laut Militer (Satlinlamil) 2 Surabaya dan merupakan satuan pelaksana Kolinlamil.

Kedua kapal perang baru ini terdiri dari 7 lantai yang letaknya secara berurutan dimulai dari bawah yakni deck A merupakan ruang untuk tangki dan ruang pasukan. Paling bawah yakni bottom deck yang menjadi ruang khusus mesin kapal dan deck B untuk pasukan.

Kemudian, deck C untuk kru kapal termasuk daerah tidur dan peralatan keseharian kru kapal. Deck D juga untuk kru kapal dan deck E untuk komandan dan para perwira. Lalu, di deck F terdapat ruang komando, serta terakhir, di deck G alias top deck atau kompas deck dipakai untuk meletakkan dua radar utama.

Total kapal ini sanggup membawa 11 unit tank BMP 3 F. Selain itu, KRI ini sanggup membawa 2 unit helikopter, karena kapal ini telah dilengkapi satu helipad dengan kemudahan hangar.

Secara ukuran, dua kapal perang terbaru TNI AL ini masing-masing memiliki panjang 120 meter, lebar 18 meter, dengan tinggi 11 meter. Kecepatannya 16 knot dengan main engine 2×3285 KW yang ditenagai dua mesin.

Sementara untuk persenjataan, dua kapal perang terbaru TNI AL itu hanya diproyeksikan untuk self defence. Kapal ini mengandalkan meriam Bofors kaliber 40/L70 mm yang ditempatkan pada bagian haluan. Kemudian ada kanon PSU kaliber 20 mm, serta dua unit SMB (senapan mesin berat) kaliber 12,7 mm.

Karena dalam operasi tempur, kapal jenis LST harus menerima kawalan dari Satuan Kapal Eskorta atau Satuan Kapal Cepat. KRI jenis AT ini sanggup dimuati oleh 113 ABK (anak buah kapal), enam orang kru helikopter, dan pasukan sebanyak 361 orang. (Aj/Viva)

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

NEWS

KSO Kodja Bahari-Krakatau Shipyard Selesaikan Pembanguan Kapal Perintis

Jakarta-Kerja Sama Operasi (KSO) antara PT Dok Kodja Bahari (Persero) dengan PT  Krakatau Shipyard menyelesaikan pembangunan Kapal Perintis Sabuk Nusantara 88 pesanan Kementerian Perhubungan...

Dua Kapal Angkut Tank Buatan Galangan Nasional DKB Perkuat TNI AL

JAKARTA-Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono dan Panglima Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) Laksda TNI Irwan Achmadi hari ini menyambut kedatangan...

Kemenhub Bangun 4 Kapal Wisata untuk Labuan Bajo dan Bunaken

JAKARTA-Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjen Hubla) akan membangun empat unit kapal wisata bottom glass untuk destinasi pariwisata super prioritas di...

Ditjen Hubdat Bangun Kapal Roro di PT Mariana Bahagia

JAKARTA-Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Hubdat)  Kementerian Perhubungan  (Kemenhub) menganggarkan sebesar Rp25 milliar  untuk  membangun Kapal Penyeberangan Penumpang Ro-Ro 150 GT. Kapal tersebut akan dioperasikan...

IPERINDO Gelar Seminar Tarif dan Revolusi Maritim di Samarinda

JAKARTA- Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO) Cabang Kalimantan Timur bekerja sama dengan Indonesian  Indonesian National Shipowners' Association (INSA) Cabang Samarinda,...