Dukung Industri Kapal, Indonesia Butuh Industri Baja yang Kuat

POPULAR

Galangan PAL Indonesia Lakukan Mitigasi Untuk Antisipasi Dampak Covid-19

Jakarta-Pandemi COVID-19 mengakibatkan perlambatan ekonomi global. JP Morgan memprediksi ekonomi dunia akan minus 1,1% pada tahun 2020, sementara itu Badan Pusat Statistik (BPS) merilis...

IPERINDO Kemukakan Empat Kunci Menuju Galangan Kapal Masa Depan

Jakarta-Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Sarana Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO) merespon kebijakan adaptasi kebiasaan baru sebagai upaya untuk hidup produktif di tengah pandemi Covid-19...

MOS Luncurkan KMP Aceh Hebat 1 Pesanan Pemprov Aceh

Karimun-PT Multi  Ocean Shipyard (MOS) meluncurkan kapal Ferry Roro Penyeberangan yang diberi nama KMP Aceh Hebat 1 pesanan Pemerintah Provinsi Aceh di galangan MOS,...

Bandar Abadi Shipyard Luncurkan 2 Uni Kapal Angkut Tank Pesanan Kemhan

JAKARTA - Kementerian Pertahanan (Kemhan) menambah kekuatan alutsista TNI Angkatan Laut, dengan menyelesaikan proses pembangunan dua unit jenis kapal angkut tank AT-8 dan AT-9. Kapal...

Pesan dan Kesan Pengurus Iperindo terhadap Alm Romeo

Jakarta-Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (Iperindo) menggelar tahlilan secara daring mala mini (10/09) atas wafatnya pengurus dan tokoh galangan Romeo Hasan...

Jakarta-Chairman Supply Chain Indonesia (SCI) Setijadi menjelaskan Indonesia sebagai negara maritim sangat membutuhkan industri baja nasional yang kuat, khususnya untuk mendukung industri galangan kapal.

Hal itu disampaikannya dalam diskusi daring “Strategi Industri Baja Nasional Rantai Pasoknya dalam Mendukung Sektor Kemaritiman dan Logistik Pasca Pandemi Covid-19,” pekan lalu.

Industri ini menghadapi beberapa masalah seperti komponen kapal yang terlalu bervariasi sehingga berdampak terhadap skala ekonomi, belum ada standardisasi desain kapal secara nasional, pengadaan material atau komponen kapal yang sebagian besar masih impor, dan kontrak yang cenderung pendek.

Setijadi yang juga CEO Ruang Logistik menyatakan pemerintah dapat memberikan dukungan terhadap pengembangan industri galangan dengan insentif fiskal maupun non-fiskal, misalnya pengurangan atau penghapusan pajak pertambahan nilai (PPN) dan bea masuk (BM).

Pengenaan PPN 10% untuk pembelian kapal baru di galangan kapal dalam negeri membuat pengadaan di galangan kapal dalam negeri menjadi sangat tidak kompetitif. Selain itu, pemerintah perlu mendorong dukungan berbagai pihak, termasuk perbankan.

Dukungan berbagai pihak akan meningkatkan kinerja, efisiensi, dan perkembangan galangan nasional. Dalam jangka panjang, hal ini akan mendorong penyebaran galangan nasional secara lebih merata di wilayah Indonesia.

Ketidakmerataan industri pendukung dan infrastruktur sektor maritim mempengaruhi efisiensi sektor logistik dan juga berdampak terhadap ketimpangan distribusi Produk Domestik Bruto (PDB). Pada Q2-2020, PDB didominasi wilayah Jawa sebesar 58,55 persen dan Sumatera 21,49 persen.

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

NEWS

Citra Shipyard Luncurkan Empat Unit Kapal Tunda IPCM

JAKARTA—PT  Citra Shipyard Batam, Provinsi Kep. Riau meluncurkan empat kapal tunda berkapasitas 2 x 2.200 horde power  senilai Rp230 miliar pesanan PT Jasa Armada...

Bandar Abadi Shipyard Luncurkan 2 Uni Kapal Angkut Tank Pesanan Kemhan

JAKARTA - Kementerian Pertahanan (Kemhan) menambah kekuatan alutsista TNI Angkatan Laut, dengan menyelesaikan proses pembangunan dua unit jenis kapal angkut tank AT-8 dan AT-9. Kapal...

Pemikiran Alm Yance Gunawan; Sampai Kapan Pun Indonesia Butuh Kapal

Jakarta-Kepergian Yance Gunawan, tokoh galangan kapal nasional sekaligus penasehat Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO) menyisakan duka mendalam. Perjalanan, perjuangan dan...

Yance Gunawan, Direktur Utama Galangan PT. Dumas/Penasehat IPERINDO Meninggal Dunia.

Jakarta - Industri galangan kapal Indonesia kembali berduka. Tokoh galangan kapal Indonesia yang juga salah satu penasehat Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai...

Adiluhung Gelar FGD Peningkatan Inovasi Galangan Kapal

SURABAYA - PT Adiluhung Saranasegara Indonesia, perusahaan galangan kapal berbasis di Jawa Timur, Indonesia, menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) 2021. Acara yang diselenggarakan pada 10...