Empat dari 27 Industri Militer Indonesia dari Swasta adalah Anggota IPERINDO

POPULAR

Pembangunan Kapal Baru Masuk Program Padat Karya Hubdat

Jakarta-Direktorat Jenderal Perhubungan Darat  (Hubdat) Kemenhub berupaya menggairahkan perekonomian dengan melakukan sejumlah program padat karya dengan anggaran hingga Rp46,53 miliar selama pandemi Covid-19. Namun,...

IPERINDO Gelar Seminar Tarif dan Revolusi Maritim di Samarinda

JAKARTA- Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO) Cabang Kalimantan Timur bekerja sama dengan Indonesian  Indonesian National Shipowners' Association (INSA) Cabang Samarinda,...

Yance Gunawan, Direktur Utama Galangan PT. Dumas/Penasehat IPERINDO Meninggal Dunia.

Jakarta - Industri galangan kapal Indonesia kembali berduka. Tokoh galangan kapal Indonesia yang juga salah satu penasehat Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai...

Citra Shipyard Luncurkan Empat Unit Kapal Tunda IPCM

JAKARTA—PT  Citra Shipyard Batam, Provinsi Kep. Riau meluncurkan empat kapal tunda berkapasitas 2 x 2.200 horde power  senilai Rp230 miliar pesanan PT Jasa Armada...

Sumber Marine Shipyard Bangun Kapal Angkut Semen

JAKARTA: PT Sumber Marine Shipyard, perusahaan galangan kapal berbasis di Batam, Kepulauan Riau, membangun dua unit kapal PB Cement Carrier berkapasitas 4.500 Dead Weight...

Jakarta-Industri galangan boleh berbangga. Empat dari 27 Industri Militer Indonesia ternyata anggota Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO).

Dirilis pada laman www.medcom.id, produk perlengkapan militer yang digunakan Tentara Nasional Indonesia (TNI) beberapa telah mampu diproduksi industri pertahanan dalam negeri.

Kualitas produksinya sangat membanggakan untuk membantu tugas pertahanan personel di Tanah Air. Keberadaan alat utama sistem pertahanan (Alutsista) buatan dalam negeri ini bukan saja hanya diproduksi oleh PT Pindad (Persero).

Dikutip dari channel Youtube Lycma Mil-Tech, sejumlah industri swasta juga telah ikut terlibat dalam memproduksi peralatan khusus kebutuhan TNI maupun komersial.

Dari 27 deretan industri swasta Indonesia yang bergerak dalam bidang pertahanan, empat diantaranya adalah anggota Iperindo. keempatnya adalah PT Tesco Indomaritim, PT Palindo Marine Shipyard, PT Citra Shipyard, PT Daya Radar Utama. Keempatnya dikenal sebagai produsen kapal perang Indonesia.

Produk  Tesco  yang digunakan TNI seperti kapal patroli dan kapal motor cepat (KMC) Komando untuk TNI AD. Sementara untuk TNI AL, perusahaan ini memproduksi kendaraan pendarat amphibi baik pengangkut untuk personel atau kendaraan.

Sedangkan Palindo Marine Shipyard telah memproduksi kebutuhan kapal untuk TNI AL. Kapal yang kini telah beroperasi di antaranya kapal cepat rudal kelas KRI Clurit, kapal patroli cepat kelas KRI Pari dan kapal patroli cepat 38 meter seperti KRI Siribua. Selain kapal TNI, perusahaan ini juga memproduksi kapal untuk Badan SAR Nasional (Basarnas) dan Badan Keamanan Laut (Bakamla).

Citra Shipyard adalah perusahaan yang berlokasi di Batam dan telah memproduksi berbagai jenis kapal kebutuhan militer dan komersial. Kapal yang telah digunakan TNI adalah kapal patroli 43 meter yaitu KRI Sidart 851. Perusahaan ini juga membuat kapal untuk Basarnas dan Bakamla.

Sedangkan Daya Radar Utama adalah  industri yang memproduksi kapal laut. Kapal TNI yang telah dibuat yakni KRI Teluk Bintuni (520) berjenis Landing Ship Tank. Saat ini, DRU juga telah memproduksi kapal pengawas perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan dan kapal patroli cepat untuk Kepolisian.

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

NEWS

Galangan Sepi, Tapi Pemerintah Masih Tertarik Impor Kapal

JAKARTA - Ikatan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (Iperindo) mengirim surat kepada pemerintah terkait pembuatan kapal-kapal milik pemerintah di luar negeri. Ketua Umum Iperindo...

Resmi, PAL Pilih Desain Babcock untuk Proyek Kapal Frigate Kemhan

Surabaya - PT PAL Indonesia (Persero) menandatangani Licence Agreement dengan Rosyth Royal Dockyard Ltd (Babcock) sebagai Penyedia Desain Arrowhead 140 untuk Pengadaan 2 (dua)...

Sejak 2015, Ditjen Perhubungan Laut Kemenhub Bangun 157 Kapal di Indonesia.

JAKARTA - Kementerian  Perhubungan c.q Direktorat Jenderal Perhubungan Laut sejak 2015 hingga sekarang telah membangun 157 unit kapal baja dengan berbagai tipe dan ukuran...

IPERINDO Perkenalkan Berbagai Jenis Kapal yang Bisa Dibangun di Indonesia

JAKARTA--Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO) memperkenalkan berbagai jenis produk kapal yang sudah bisa dibangun pada galangan kapal nasional dalam negeri...

Pemerintah Suntikkan Modal Negara ke PT PAL Indonesia (Persero) Rp1,28 Triliun Melalui Skema PMN.

JAKARTA-Presiden Jokowi menyuntikkan modal negara ke PT PAL Indonesia (Persero) melalui Penyertaan Modal Negara (PMN) Rp 1,28 triliun. PAL merupakan BUMN yang bergerak di...