Empat dari 27 Industri Militer Indonesia dari Swasta adalah Anggota IPERINDO

POPULAR

IPERINDO Kemukakan Empat Kunci Menuju Galangan Kapal Masa Depan

Jakarta-Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Sarana Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO) merespon kebijakan adaptasi kebiasaan baru sebagai upaya untuk hidup produktif di tengah pandemi Covid-19...

Galangan PAL Indonesia Lakukan Mitigasi Untuk Antisipasi Dampak Covid-19

Jakarta-Pandemi COVID-19 mengakibatkan perlambatan ekonomi global. JP Morgan memprediksi ekonomi dunia akan minus 1,1% pada tahun 2020, sementara itu Badan Pusat Statistik (BPS) merilis...

PAL Raih Penghargaan Pelabuhan Terbaik Kedua Kinerja Pengelolaan Lingkungan Hidup dari Kemenhub

Surabaya—Anggota  Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO), PT PAL Indonesia (Persero) menerima penghargaan terbaik kedua dalam hal Pengelolaan Lingkungan Hidup Pelabuhan...

IPERINDO: Permendag 76/2019 Tak Sesuai Semangat Pemberdayaan

JAKARTA - IPERINDO dan dua  asosiasi industri maritim lainnya menilai kebijakan Permendag 76 tahun 2019 tentang Impor Barang dalam Keadaan Tidak Baru (Bekas) tidak...

Pesan dan Kesan Pengurus Iperindo terhadap Alm Romeo

Jakarta-Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (Iperindo) menggelar tahlilan secara daring mala mini (10/09) atas wafatnya pengurus dan tokoh galangan Romeo Hasan...

Jakarta-Industri galangan boleh berbangga. Empat dari 27 Industri Militer Indonesia ternyata anggota Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO).

Dirilis pada laman www.medcom.id, produk perlengkapan militer yang digunakan Tentara Nasional Indonesia (TNI) beberapa telah mampu diproduksi industri pertahanan dalam negeri.

Kualitas produksinya sangat membanggakan untuk membantu tugas pertahanan personel di Tanah Air. Keberadaan alat utama sistem pertahanan (Alutsista) buatan dalam negeri ini bukan saja hanya diproduksi oleh PT Pindad (Persero).

Dikutip dari channel Youtube Lycma Mil-Tech, sejumlah industri swasta juga telah ikut terlibat dalam memproduksi peralatan khusus kebutuhan TNI maupun komersial.

Dari 27 deretan industri swasta Indonesia yang bergerak dalam bidang pertahanan, empat diantaranya adalah anggota Iperindo. keempatnya adalah PT Tesco Indomaritim, PT Palindo Marine Shipyard, PT Citra Shipyard, PT Daya Radar Utama. Keempatnya dikenal sebagai produsen kapal perang Indonesia.

Produk  Tesco  yang digunakan TNI seperti kapal patroli dan kapal motor cepat (KMC) Komando untuk TNI AD. Sementara untuk TNI AL, perusahaan ini memproduksi kendaraan pendarat amphibi baik pengangkut untuk personel atau kendaraan.

Sedangkan Palindo Marine Shipyard telah memproduksi kebutuhan kapal untuk TNI AL. Kapal yang kini telah beroperasi di antaranya kapal cepat rudal kelas KRI Clurit, kapal patroli cepat kelas KRI Pari dan kapal patroli cepat 38 meter seperti KRI Siribua. Selain kapal TNI, perusahaan ini juga memproduksi kapal untuk Badan SAR Nasional (Basarnas) dan Badan Keamanan Laut (Bakamla).

Citra Shipyard adalah perusahaan yang berlokasi di Batam dan telah memproduksi berbagai jenis kapal kebutuhan militer dan komersial. Kapal yang telah digunakan TNI adalah kapal patroli 43 meter yaitu KRI Sidart 851. Perusahaan ini juga membuat kapal untuk Basarnas dan Bakamla.

Sedangkan Daya Radar Utama adalah  industri yang memproduksi kapal laut. Kapal TNI yang telah dibuat yakni KRI Teluk Bintuni (520) berjenis Landing Ship Tank. Saat ini, DRU juga telah memproduksi kapal pengawas perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan dan kapal patroli cepat untuk Kepolisian.

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

NEWS

Kapal ADRI LI & ADRI LII Buatan PT Daya Radar Utama Perkuat TNI AD

Jakarta--TNI Angkatan Darat (AD) memiliki dua kapal baru yakni ADRI LI dan ADRI LII. Kapal buatan galangan PT Daya Radar Utama (DRU) itu memang...

PTK Pertamina Gandeng BNI Syariah Bangun 2 Unit Kapal Harbour Tug 3.200 HP

Jakarta--Sebagai strategi meningkatkan keandalan moda angkut kebutuhan energi nasional dan program investasi khususnya pengadaan kapal, PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) menjalin kerja sama dengan...

MOS Luncurkan KMP Aceh Hebat 1 Pesanan Pemprov Aceh

Karimun-PT Multi  Ocean Shipyard (MOS) meluncurkan kapal Ferry Roro Penyeberangan yang diberi nama KMP Aceh Hebat 1 pesanan Pemerintah Provinsi Aceh di galangan MOS,...

ITS Luncurkan Kapal I-Boat Tanpa Awak, Ini Pertama di Indonesia

Surabaya - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya meluncurkan inovasi berupa kapal autonomous Intelligent Boat (I-Boat) tanpa awak. Kapal tanpa pengemudi ini dapat dijalankan...

Direktur Acquisition Technology and Logistic (ATLA) Kemenhan Jepang Kunjungi PAL

Surabaya—PT PAL Indonesia (Persero) menerima kunjungan Direktur Acquisition Technology and Logistic (ATLA) Kementerian Pertahanan Jepang Rear Admiral Hoshi Naoya, Rabu, 23 September 2020. Direktur Pembangunan...