Galangan Sepi, Tapi Pemerintah Masih Tertarik Impor Kapal

POPULAR

Pembangunan Kapal Baru Masuk Program Padat Karya Hubdat

Jakarta-Direktorat Jenderal Perhubungan Darat  (Hubdat) Kemenhub berupaya menggairahkan perekonomian dengan melakukan sejumlah program padat karya dengan anggaran hingga Rp46,53 miliar selama pandemi Covid-19. Namun,...

Yance Gunawan, Direktur Utama Galangan PT. Dumas/Penasehat IPERINDO Meninggal Dunia.

Jakarta - Industri galangan kapal Indonesia kembali berduka. Tokoh galangan kapal Indonesia yang juga salah satu penasehat Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai...

Citra Shipyard Luncurkan Empat Unit Kapal Tunda IPCM

JAKARTA—PT  Citra Shipyard Batam, Provinsi Kep. Riau meluncurkan empat kapal tunda berkapasitas 2 x 2.200 horde power  senilai Rp230 miliar pesanan PT Jasa Armada...

Hadiri ASEP 2019, IPERINDO Ingin Galangan RI Berkembang

JAKARTA—Ketua Umum Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO) Eddy Kurniawan Logam menghadiri Pertemuan ASEF (Active Shipbuilding Experts Federation) di Osaka, Jepang...

Resmi, PAL Pilih Desain Babcock untuk Proyek Kapal Frigate Kemhan

Surabaya - PT PAL Indonesia (Persero) menandatangani Licence Agreement dengan Rosyth Royal Dockyard Ltd (Babcock) sebagai Penyedia Desain Arrowhead 140 untuk Pengadaan 2 (dua)...

JAKARTA – Ikatan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (Iperindo) mengirim surat kepada pemerintah terkait pembuatan kapal-kapal milik pemerintah di luar negeri.

Ketua Umum Iperindo Eddy Kurniawan Logam mengatakan, di saat banyak usaha galangan kapal tutup karena sepinya proyek pembuatan kapal di dalam negeri, pemerintah justru lebih tertarik memesan kapal di luar negeri.

“Kami bahkan sudah mengirim surat kepada pemerintah supaya memperhatikan kondisi galangan kapal di dalam negeri,” ucapnya pada konpers virtual Virtual Expo Maritime di Jakarta, Senin (1/11/2021) sebagaimana ditulis Sindonews.com.

Eddy Logam menyebutkan, pesanan kapal yang dilakukan pemerintah dari luar negeri diimpor utuh. Artinya, banyak devisa yang terbuang, sementara di dalam negeri Iperindo mengaku mampu membuat jenis kapal ukuran tertentu dengan kualitas yang bersaing.

“Kami bahkan mampu dan berani untuk membangun kapal dalam negeri, minimal ada kandungan lokal 35% hingga 40% dan kita gambarkan secara detail kapasitas galangan. Itu akan sangat memberi nilai tambah,” ujarnya.

Tak hanya itu, Eddy mengatakan Iperindo pada dasarnya telah mendukung langkah dan komitmen dari pemerintah untuk saling bersinergi satu sama lain, khsususnya dalam bidang industri galangan.

“Sebetulnya harus ada komitmen yang jelas bahwa kementerian harus berpihak pada galangan dalam negeri. Kembali saya tekankan, kami tidak memaksakan kehendak sesuatu yang tidak mampu kami bangun, dan kami akan susun roadmap,” ungkapnya.

Semenjak pihak pemerintah disurati, pihak Iperindo mengaku masih akan terus melakukan berbagai usaha hingga lobi agar mendapatkan perhatian dari kementerian terkait dalam mengatasi permasalahan yang terjadi di industri galangan.

Seperti diketahui Kementerian Kementerian Kelautan dan Perikanan tertarik mendatangkan kapal listrik untuk perikanan dapam rangka mendukung prinsip ekonomi biru. Hal tersebut disampaikan Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono usai berkunjung ke salah satu perusahaan galangan tertua di Denmark, Odense Maritime Technology. (Red)

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

NEWS

Galangan Sepi, Tapi Pemerintah Masih Tertarik Impor Kapal

JAKARTA - Ikatan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (Iperindo) mengirim surat kepada pemerintah terkait pembuatan kapal-kapal milik pemerintah di luar negeri. Ketua Umum Iperindo...

Resmi, PAL Pilih Desain Babcock untuk Proyek Kapal Frigate Kemhan

Surabaya - PT PAL Indonesia (Persero) menandatangani Licence Agreement dengan Rosyth Royal Dockyard Ltd (Babcock) sebagai Penyedia Desain Arrowhead 140 untuk Pengadaan 2 (dua)...

Sejak 2015, Ditjen Perhubungan Laut Kemenhub Bangun 157 Kapal di Indonesia.

JAKARTA - Kementerian  Perhubungan c.q Direktorat Jenderal Perhubungan Laut sejak 2015 hingga sekarang telah membangun 157 unit kapal baja dengan berbagai tipe dan ukuran...

IPERINDO Perkenalkan Berbagai Jenis Kapal yang Bisa Dibangun di Indonesia

JAKARTA--Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO) memperkenalkan berbagai jenis produk kapal yang sudah bisa dibangun pada galangan kapal nasional dalam negeri...

Pemerintah Suntikkan Modal Negara ke PT PAL Indonesia (Persero) Rp1,28 Triliun Melalui Skema PMN.

JAKARTA-Presiden Jokowi menyuntikkan modal negara ke PT PAL Indonesia (Persero) melalui Penyertaan Modal Negara (PMN) Rp 1,28 triliun. PAL merupakan BUMN yang bergerak di...