IPERINDO Gelar Seminar Tarif dan Revolusi Maritim di Samarinda

POPULAR

IPERINDO Kemukakan Empat Kunci Menuju Galangan Kapal Masa Depan

Jakarta-Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Sarana Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO) merespon kebijakan adaptasi kebiasaan baru sebagai upaya untuk hidup produktif di tengah pandemi Covid-19...

Galangan PAL Indonesia Lakukan Mitigasi Untuk Antisipasi Dampak Covid-19

Jakarta-Pandemi COVID-19 mengakibatkan perlambatan ekonomi global. JP Morgan memprediksi ekonomi dunia akan minus 1,1% pada tahun 2020, sementara itu Badan Pusat Statistik (BPS) merilis...

MOS Luncurkan KMP Aceh Hebat 1 Pesanan Pemprov Aceh

Karimun-PT Multi  Ocean Shipyard (MOS) meluncurkan kapal Ferry Roro Penyeberangan yang diberi nama KMP Aceh Hebat 1 pesanan Pemerintah Provinsi Aceh di galangan MOS,...

Direktur Acquisition Technology and Logistic (ATLA) Kemenhan Jepang Kunjungi PAL

Surabaya—PT PAL Indonesia (Persero) menerima kunjungan Direktur Acquisition Technology and Logistic (ATLA) Kementerian Pertahanan Jepang Rear Admiral Hoshi Naoya, Rabu, 23 September 2020. Direktur Pembangunan...

Pesan dan Kesan Pengurus Iperindo terhadap Alm Romeo

Jakarta-Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (Iperindo) menggelar tahlilan secara daring mala mini (10/09) atas wafatnya pengurus dan tokoh galangan Romeo Hasan...

JAKARTA- Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO) Cabang Kalimantan Timur bekerja sama dengan Indonesian  Indonesian National Shipowners’ Association (INSA) Cabang Samarinda, BKI Cabang Jawa Timur dan Itspro Inti Nusa serta didukung oleh DPP IPERINDO  melaksanakan seminar di Samarinda, Kalimantan Timur.

Seminar dengan tema Sosialisasi Pedoman Tarif IPERINDO & Revolusi  Maritim tersebut diselenggarakan di Hotel Mercure, Samarinda pada Rabu, 11 November 2020. Acara dibuka secara resmi oleh Ketua IPERINDO Eddy Kurniawan Logam.

Dalam sambutannya, Eddy Kurniawan Logam mengatakan mulai hari ini harus ada usaha bersama agar industri maritim Indonesia dapat terus bertumbuh dengan sehat.

Ketua Umum IPERINDO Eddy K. Logam saat memberikan sambutan melalui zoom.

Menurut dia, industri maritim Indonesia tidak bisa hanya sekadar bertubuh tapi babak belur, gali lubang tutup lubang dengan siklus negatif.

“Saya rasa jika suatu industri bertumbuh dengan sehat dan marjin yang cukup, maka akan ada perbaikan dan inovasi-inovasi yang akan dilakukan,” katanya.

Dia menjelaskan, dengan marjin yang cukup, maka perusahaan galangan akan dapat memberikan jasa terbaik, pelayanan terbaik dan waktu docking tercepat terbaik.

“Kalau bisa kita bersama-sama bersepakat, kita tidak perlu banding-bandingkan biaya docking karena banyak kapal di luar sana yang bisa digarap bersama,” tegasnya.

Menurut dia, daripada docking sebanyak 10 unit kapal dengan madjin hanya satu persen hingga dua persen, belum lagi waktu pembayaran yang berlarut-larut, lebih baik docking sebanyak empat kapal dengan marjin terbaik. “Jika bisa kita lakukan, industri kita dalam jangka panjang akan lebih baik,” tegasnya.

Wakil Ketua Umum IPERINDO Anita Puji Utami foto bersama.

Pada seminar tersebut, dari IPERINDO hadir sebagai pembicara adalah Anita Puji Utami, Wakil Ketua IPERINDO dengan bahasan Tarif Docking Usulan IPERINDO. (Aj)

 

 

 

 

 

 

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

NEWS

KSO Kodja Bahari-Krakatau Shipyard Selesaikan Pembanguan Kapal Perintis

Jakarta-Kerja Sama Operasi (KSO) antara PT Dok Kodja Bahari (Persero) dengan PT  Krakatau Shipyard menyelesaikan pembangunan Kapal Perintis Sabuk Nusantara 88 pesanan Kementerian Perhubungan...

Dua Kapal Angkut Tank Buatan Galangan Nasional DKB Perkuat TNI AL

JAKARTA-Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono dan Panglima Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) Laksda TNI Irwan Achmadi hari ini menyambut kedatangan...

Kemenhub Bangun 4 Kapal Wisata untuk Labuan Bajo dan Bunaken

JAKARTA-Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjen Hubla) akan membangun empat unit kapal wisata bottom glass untuk destinasi pariwisata super prioritas di...

Ditjen Hubdat Bangun Kapal Roro di PT Mariana Bahagia

JAKARTA-Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Hubdat)  Kementerian Perhubungan  (Kemenhub) menganggarkan sebesar Rp25 milliar  untuk  membangun Kapal Penyeberangan Penumpang Ro-Ro 150 GT. Kapal tersebut akan dioperasikan...

IPERINDO Gelar Seminar Tarif dan Revolusi Maritim di Samarinda

JAKARTA- Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO) Cabang Kalimantan Timur bekerja sama dengan Indonesian  Indonesian National Shipowners' Association (INSA) Cabang Samarinda,...