IPERINDO Gelar Seminar Tarif dan Revolusi Maritim di Samarinda

POPULAR

IPERINDO Kemukakan Empat Kunci Menuju Galangan Kapal Masa Depan

Jakarta-Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Sarana Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO) merespon kebijakan adaptasi kebiasaan baru sebagai upaya untuk hidup produktif di tengah pandemi Covid-19...

Galangan PAL Indonesia Lakukan Mitigasi Untuk Antisipasi Dampak Covid-19

Jakarta-Pandemi COVID-19 mengakibatkan perlambatan ekonomi global. JP Morgan memprediksi ekonomi dunia akan minus 1,1% pada tahun 2020, sementara itu Badan Pusat Statistik (BPS) merilis...

Sumber Marine Shipyard Bangun Kapal Angkut Semen

JAKARTA: PT Sumber Marine Shipyard, perusahaan galangan kapal berbasis di Batam, Kepulauan Riau, membangun dua unit kapal PB Cement Carrier berkapasitas 4.500 Dead Weight...

Hadiri ASEP 2019, IPERINDO Ingin Galangan RI Berkembang

JAKARTA—Ketua Umum Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO) Eddy Kurniawan Logam menghadiri Pertemuan ASEF (Active Shipbuilding Experts Federation) di Osaka, Jepang...

Citra Shipyard Luncurkan Empat Unit Kapal Tunda IPCM

JAKARTA—PT  Citra Shipyard Batam, Provinsi Kep. Riau meluncurkan empat kapal tunda berkapasitas 2 x 2.200 horde power  senilai Rp230 miliar pesanan PT Jasa Armada...

JAKARTA- Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO) Cabang Kalimantan Timur bekerja sama dengan Indonesian  Indonesian National Shipowners’ Association (INSA) Cabang Samarinda, BKI Cabang Jawa Timur dan Itspro Inti Nusa serta didukung oleh DPP IPERINDO  melaksanakan seminar di Samarinda, Kalimantan Timur.

Seminar dengan tema Sosialisasi Pedoman Tarif IPERINDO & Revolusi  Maritim tersebut diselenggarakan di Hotel Mercure, Samarinda pada Rabu, 11 November 2020. Acara dibuka secara resmi oleh Ketua IPERINDO Eddy Kurniawan Logam.

Dalam sambutannya, Eddy Kurniawan Logam mengatakan mulai hari ini harus ada usaha bersama agar industri maritim Indonesia dapat terus bertumbuh dengan sehat.

Ketua Umum IPERINDO Eddy K. Logam saat memberikan sambutan melalui zoom.

Menurut dia, industri maritim Indonesia tidak bisa hanya sekadar bertubuh tapi babak belur, gali lubang tutup lubang dengan siklus negatif.

“Saya rasa jika suatu industri bertumbuh dengan sehat dan marjin yang cukup, maka akan ada perbaikan dan inovasi-inovasi yang akan dilakukan,” katanya.

Dia menjelaskan, dengan marjin yang cukup, maka perusahaan galangan akan dapat memberikan jasa terbaik, pelayanan terbaik dan waktu docking tercepat terbaik.

“Kalau bisa kita bersama-sama bersepakat, kita tidak perlu banding-bandingkan biaya docking karena banyak kapal di luar sana yang bisa digarap bersama,” tegasnya.

Menurut dia, daripada docking sebanyak 10 unit kapal dengan madjin hanya satu persen hingga dua persen, belum lagi waktu pembayaran yang berlarut-larut, lebih baik docking sebanyak empat kapal dengan marjin terbaik. “Jika bisa kita lakukan, industri kita dalam jangka panjang akan lebih baik,” tegasnya.

Wakil Ketua Umum IPERINDO Anita Puji Utami foto bersama.

Pada seminar tersebut, dari IPERINDO hadir sebagai pembicara adalah Anita Puji Utami, Wakil Ketua IPERINDO dengan bahasan Tarif Docking Usulan IPERINDO. (Aj)

 

 

 

 

 

 

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

NEWS

Resmi, PAL Pilih Desain Babcock untuk Proyek Kapal Frigate Kemhan

Surabaya - PT PAL Indonesia (Persero) menandatangani Licence Agreement dengan Rosyth Royal Dockyard Ltd (Babcock) sebagai Penyedia Desain Arrowhead 140 untuk Pengadaan 2 (dua)...

Sejak 2015, Ditjen Perhubungan Laut Kemenhub Bangun 157 Kapal di Indonesia.

JAKARTA - Kementerian  Perhubungan c.q Direktorat Jenderal Perhubungan Laut sejak 2015 hingga sekarang telah membangun 157 unit kapal baja dengan berbagai tipe dan ukuran...

IPERINDO Perkenalkan Berbagai Jenis Kapal yang Bisa Dibangun di Indonesia

JAKARTA--Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO) memperkenalkan berbagai jenis produk kapal yang sudah bisa dibangun pada galangan kapal nasional dalam negeri...

Pemerintah Suntikkan Modal Negara ke PT PAL Indonesia (Persero) Rp1,28 Triliun Melalui Skema PMN.

JAKARTA-Presiden Jokowi menyuntikkan modal negara ke PT PAL Indonesia (Persero) melalui Penyertaan Modal Negara (PMN) Rp 1,28 triliun. PAL merupakan BUMN yang bergerak di...

Kemhan Bangun Kapal Offshore Support Vessel di DRU Shipyard

LAMPUNG—Untuk  menambah dan memperkuat kekuatan Alutsista di jajaran TNI Angkatan Laut, Kementerian Pertahanan (Kemhan) mengadakan dan membangun Kapal Offshore Patrol Vessel (OPV) dan OPV...