IPERINDO: Permendag 76/2019 Tak Sesuai Semangat Pemberdayaan

POPULAR

IPERINDO Kemukakan Empat Kunci Menuju Galangan Kapal Masa Depan

Jakarta-Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Sarana Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO) merespon kebijakan adaptasi kebiasaan baru sebagai upaya untuk hidup produktif di tengah pandemi Covid-19...

Galangan PAL Indonesia Lakukan Mitigasi Untuk Antisipasi Dampak Covid-19

Jakarta-Pandemi COVID-19 mengakibatkan perlambatan ekonomi global. JP Morgan memprediksi ekonomi dunia akan minus 1,1% pada tahun 2020, sementara itu Badan Pusat Statistik (BPS) merilis...

PAL Raih Penghargaan Pelabuhan Terbaik Kedua Kinerja Pengelolaan Lingkungan Hidup dari Kemenhub

Surabaya—Anggota  Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO), PT PAL Indonesia (Persero) menerima penghargaan terbaik kedua dalam hal Pengelolaan Lingkungan Hidup Pelabuhan...

Pesan dan Kesan Pengurus Iperindo terhadap Alm Romeo

Jakarta-Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (Iperindo) menggelar tahlilan secara daring mala mini (10/09) atas wafatnya pengurus dan tokoh galangan Romeo Hasan...

Empat dari 27 Industri Militer Indonesia dari Swasta adalah Anggota IPERINDO

Jakarta-Industri galangan boleh berbangga. Empat dari 27 Industri Militer Indonesia ternyata anggota Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO). Dirilis pada laman www.medcom.id,...

JAKARTA – IPERINDO dan dua  asosiasi industri maritim lainnya menilai kebijakan Permendag 76 tahun 2019 tentang Impor Barang dalam Keadaan Tidak Baru (Bekas) tidak sejalan dengan semangat memberdayakan industri pelayaran dan perkapalan nasional.

Oleh karena itu, tiga asosiasi maritim yakni Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO), Indonesian National Shipowners Association (INSA) dan Gabungan Pengusaha Nasional Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (GAPASDAP) meminta agar direvisi.

Ketua Umum Iperindo Eddy K Logam menuturkan, seharusnya roadmap yang telah disusun tersebut dapat dijadikan acuan dalam pembuatan kebijakan oleh pemerintah. Hal ini sangat erat kaitannya dengan kelangsungan hidup puluhan ribu pekerja galangan kapal nasional yang terancam dengan terbitnya Permendag No 76 tersebut.

Kebijakan ini juga membuat laut Indonesia akan dipenuhi sampah kapal-kapal tua, yang berdampak pada inefisiensi biaya operasional kapal. “Maka kami menilai, sebaiknya dikembalikan lagi kebijakan yang sesuai dengan roadmap yang telah dibuat oleh ketiga asosiasi,” imbuh Eddy.

Dia menilai, kebijakan Permendag seharusnya sejalan dengan kebijakan Presiden Joko Widodo yang berencana menekan defisit neraca perdagangan, sekaligus meningkatkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) pada industri perkapalan nasional.

Sementara itu, Ketua Umum DPP INSA Carmelita Hartoto mengatakan, kebijakan yang termuat dalam Permendag 76 itu kontra produktif terhadap keberlangsungan usaha industri perkapalan dan pelayaran nasional.

“Kami meminta agar PM 76 ini dicabut, khususnya yang mengatur usia maksimum kapal yang boleh diimpor yaitu 30 tahun. Karena hal ini sangat berkaitan dengan kelangsungan hidup industri pelayaran, perkapalan dan penyeberangan,” ujar Carmelita.

 

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

NEWS

Kapal ADRI LI & ADRI LII Buatan PT Daya Radar Utama Perkuat TNI AD

Jakarta--TNI Angkatan Darat (AD) memiliki dua kapal baru yakni ADRI LI dan ADRI LII. Kapal buatan galangan PT Daya Radar Utama (DRU) itu memang...

PTK Pertamina Gandeng BNI Syariah Bangun 2 Unit Kapal Harbour Tug 3.200 HP

Jakarta--Sebagai strategi meningkatkan keandalan moda angkut kebutuhan energi nasional dan program investasi khususnya pengadaan kapal, PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) menjalin kerja sama dengan...

MOS Luncurkan KMP Aceh Hebat 1 Pesanan Pemprov Aceh

Karimun-PT Multi  Ocean Shipyard (MOS) meluncurkan kapal Ferry Roro Penyeberangan yang diberi nama KMP Aceh Hebat 1 pesanan Pemerintah Provinsi Aceh di galangan MOS,...

ITS Luncurkan Kapal I-Boat Tanpa Awak, Ini Pertama di Indonesia

Surabaya - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya meluncurkan inovasi berupa kapal autonomous Intelligent Boat (I-Boat) tanpa awak. Kapal tanpa pengemudi ini dapat dijalankan...

Direktur Acquisition Technology and Logistic (ATLA) Kemenhan Jepang Kunjungi PAL

Surabaya—PT PAL Indonesia (Persero) menerima kunjungan Direktur Acquisition Technology and Logistic (ATLA) Kementerian Pertahanan Jepang Rear Admiral Hoshi Naoya, Rabu, 23 September 2020. Direktur Pembangunan...