IPERINDO Soroti Pembatalan Tender Tanker 17.500 Pertamina

POPULAR

IPERINDO Kemukakan Empat Kunci Menuju Galangan Kapal Masa Depan

Jakarta-Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Sarana Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO) merespon kebijakan adaptasi kebiasaan baru sebagai upaya untuk hidup produktif di tengah pandemi Covid-19...

MOS Luncurkan KMP Aceh Hebat 1 Pesanan Pemprov Aceh

Karimun-PT Multi  Ocean Shipyard (MOS) meluncurkan kapal Ferry Roro Penyeberangan yang diberi nama KMP Aceh Hebat 1 pesanan Pemerintah Provinsi Aceh di galangan MOS,...

Galangan PAL Indonesia Lakukan Mitigasi Untuk Antisipasi Dampak Covid-19

Jakarta-Pandemi COVID-19 mengakibatkan perlambatan ekonomi global. JP Morgan memprediksi ekonomi dunia akan minus 1,1% pada tahun 2020, sementara itu Badan Pusat Statistik (BPS) merilis...

IPERINDO Gelar Seminar Tarif dan Revolusi Maritim di Samarinda

JAKARTA- Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO) Cabang Kalimantan Timur bekerja sama dengan Indonesian  Indonesian National Shipowners' Association (INSA) Cabang Samarinda,...

Dukung Industri Kapal, Indonesia Butuh Industri Baja yang Kuat

Jakarta-Chairman Supply Chain Indonesia (SCI) Setijadi menjelaskan Indonesia sebagai negara maritim sangat membutuhkan industri baja nasional yang kuat, khususnya untuk mendukung industri galangan kapal. Hal...

JAKARTA –Ikatan Perusahaan Industri Galangan Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (Iperindo) mengharapkan perbaikan mekanisme lelang proyek pengerjaan kapal PT Pertamina (Persero).

Ketua Iperindo Eddy Kurniawan Logam mengatakan, perencanaan tender kapal Pertamina tidak menjelaskan spesifikasi kapal yang detail, termasuk dengan production drawing-nya.

Menurutnya, berdasarkan pengalaman pemenang tender sebelumnya, rancang bangun dilakukan mandiri oleh pemilik galangan kapal. Dengan begitu, setiap galangan kapal memiliki gambar masing-masing kapal.

“Dengan adanya perbedaan kapal, ada perbedaan pula mengenai detail kapal. Membuat maintenance berbeda-beda,” ujarnya kepada Bisnis, Senin (2/3/2020).

Selain itu, Eddy juga mengharapkan adanya transparansi dan persiapan tender yang lebih baik. Pengusaha galangan kapal perlu menyiapkan diri sebelum tender dimulai. “Untuk menggarap tender kapal 17.500 DWT kita itu mampu, Cuma memang galangan yang siap di bawha 10 perusahaan,” tambahnya.

Mekanisme tender semacam ini, lanjutnya menyebabkan potensi high cost karena memakan waktu untuk verifikasi dan konsultasi. Tidak hanya menyulitkan pemenang lelang, mekanisme lelang kapal ini juga berdampak negatif kepada operasional Pertamina.

Sementara itu, dalam lelang kapal 2020, Pertamina baru saja membatalkan tender terbuka pengadaan dua unit kapal dengan ukuran 17.500 Long Ton Deadweight (LTDW) dengan skema pembelian langsung.

Awalnya, Pertamina membuka lelang terbuka pada 7 Januari 2020. Selanjutnya, pada 13 Januari, Pertamina menerbitkan amandemen pengumuman tender pengadaan kapal baru 2020. Sepekan berlalu, Pertamina mengeluarkan pengumuman batal tender melalui situs resmi perusahaan.

“Mengacu pengumuman Tender Terbuka No. 004/TTPK/I/2020, sehubungan dengan adanya perubahan rencana kerja Pengadaan Kapal Baru Tahun 2020 dengan Ukuran 17.500 LTDW, maka bersama ini kami sampaikan pengadaan dimaksud dinyatakan BATAL.” tulis Pengumuman Batal Tender No.006/TTPK/I/2020.

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

NEWS

Pemikiran Alm Yance Gunawan; Sampai Kapan Pun Indonesia Butuh Kapal

Jakarta-Kepergian Yance Gunawan, tokoh galangan kapal nasional sekaligus penasehat Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO) menyisakan duka mendalam. Perjalanan, perjuangan dan...

Yance Gunawan, Direktur Utama Galangan PT. Dumas/Penasehat IPERINDO Meninggal Dunia.

Jakarta - Industri galangan kapal Indonesia kembali berduka. Tokoh galangan kapal Indonesia yang juga salah satu penasehat Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai...

Adiluhung Gelar FGD Peningkatan Inovasi Galangan Kapal

SURABAYA - PT Adiluhung Saranasegara Indonesia, perusahaan galangan kapal berbasis di Jawa Timur, Indonesia, menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) 2021. Acara yang diselenggarakan pada 10...

Pertamina Launching Kapal Baru Tanker VLCC Berkapasitas 2,04 Juta Barel

JAKARTA - Untuk menjamin stok dan kelancaran pasokan minyak mentah kilang pertamina dalam memenuhi kebutuhan BBM nasional, Pertamina Group melalui subholding Shipping PT Pertamina...

PT PAL Laksanakan Keel Laying Kapal Bantu Rumah Sakit (BRS)

SURABAYA - Produksi Kapal Bantu Rumah Sakit (BRS) tahun anggaran 2020, 2021, 2022 pesanan TNI AL memasuki tahapan Keel Laying atau pemasangan lunas kapal....