Kemenhub Bangun 4 Kapal Wisata untuk Labuan Bajo dan Bunaken

POPULAR

Pembangunan Kapal Baru Masuk Program Padat Karya Hubdat

Jakarta-Direktorat Jenderal Perhubungan Darat  (Hubdat) Kemenhub berupaya menggairahkan perekonomian dengan melakukan sejumlah program padat karya dengan anggaran hingga Rp46,53 miliar selama pandemi Covid-19. Namun,...

Kemenko Maritim Gelar Rapat Koordinasi Bilateral Maritime Forum

JAKARTA--Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Republik Indonesia menyelenggarakan Rapat Kordinasi BMF (Bilateral Maritime Forum) dengan Delegasi Belanda, Kamis 6 Feb 2020 di Kantor...

Galangan Sepi, Tapi Pemerintah Masih Tertarik Impor Kapal

JAKARTA - Ikatan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (Iperindo) mengirim surat kepada pemerintah terkait pembuatan kapal-kapal milik pemerintah di luar negeri. Ketua Umum Iperindo...

Citra Shipyard Luncurkan Empat Unit Kapal Tunda IPCM

JAKARTA—PT  Citra Shipyard Batam, Provinsi Kep. Riau meluncurkan empat kapal tunda berkapasitas 2 x 2.200 horde power  senilai Rp230 miliar pesanan PT Jasa Armada...

IPERINDO Perkenalkan Berbagai Jenis Kapal yang Bisa Dibangun di Indonesia

JAKARTA--Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO) memperkenalkan berbagai jenis produk kapal yang sudah bisa dibangun pada galangan kapal nasional dalam negeri...

JAKARTA-Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjen Hubla) akan membangun empat unit kapal wisata bottom glass untuk destinasi pariwisata super prioritas di tahun 2020. Kapal tersebut dibuat untuk melayani wisatawan di Labuan Bajo dan Bunaken.

Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Andi Hartono menyampaikan, Kemenhub akan menempatkan dua kapal wisata Bottom Glass Catamaran di Labuan Bajo, NTT dan dua kapal wisata Bottom Glass Trimaran di Bunaken, Sulawesi Utara.

Menandai pembangunan empat kapal wisata bottom glass tersebut, Ditjen Hubla menggelar acara peletakan lunas (keel laying) di Tanjung Priok, Jakarta Utara.

“Dari jumlah 4 (empat) unit Kapal Wisata Bottom Glass yang akan dibangun tersebut, Alhamdulillah pada hari ini, kita bersama-sama dapat menyaksikan peletakan lunas (keel laying) pembangunan 4 (empat) unit kapal wisata bottom glass,” kata Andi dalam keterangan tertulis, Selasa (17/11/2020) sebagaimana ditulis detik.

Ia menjelaskan kapal wisata bottom glass dibuat untuk menarik minat wisatawan dalam negeri maupun mancanegara di destinasi wisata super prioritas. Dari kapal tersebut wisatawan dapat melihat keindahan pemandangan bawah laut di Labuan Bajo dan Bunaken.

Andi menerangkan kegiatan pembangunan empat unit kapal wisata bottom glass dibiayai secara multiyears dari dana APBN Tahun Anggaran 2020 s.d 2021.

Adapun penandatanganan kontrak kegiatan pembangunan empat unit kapal bottom glass telah telah dilakukan PPK Pembangunan Kapal Wisata Bottom Glass Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut dengan PT. Bayu Bahari Shipyard, PT. Proskuneo Kadarusman, PT. Dumas Tanjung Perak Shipyard pada 1 Oktober 2020.

Selanjutnya pada 13 Oktober 2020 dilakukan penandatanganan antara PPK Pembangunan Kapal Wisata Bottom Glass Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut dengan PT. Ben Santosa Shipyard di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan.

Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Capt. Antoni Arif Priadi dalam laporannya memaparkan nilai kontrak pembangunan empat unit Kapal Wisata Bottom Glass tersebut sebesar Rp 76,6 miliar.

“Kegiatan keel laying pembangunan kapal Wisata Bottom Glass dilaksanakan setelah kemajuan Pekerjaan mencapai 1% atau blok terpasang mencapai 50 Ton,” imbuhnya. (Aj/www.detik.com)

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

NEWS

Menhan Luncurkan Kapal Cepat Rudal 60 Meter Buatan PAL

JAKARTA--Menteri Pertahanan Republik Indonesia Prabowo Subianto meluncurkan Kapal Cepat Rudal (KCR) 60 Meter yang kelima hasil karya anak bangsa produksi galangan kapal industri pertahanan...

Galangan Sepi, Tapi Pemerintah Masih Tertarik Impor Kapal

JAKARTA - Ikatan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (Iperindo) mengirim surat kepada pemerintah terkait pembuatan kapal-kapal milik pemerintah di luar negeri. Ketua Umum Iperindo...

Resmi, PAL Pilih Desain Babcock untuk Proyek Kapal Frigate Kemhan

Surabaya - PT PAL Indonesia (Persero) menandatangani Licence Agreement dengan Rosyth Royal Dockyard Ltd (Babcock) sebagai Penyedia Desain Arrowhead 140 untuk Pengadaan 2 (dua)...

Sejak 2015, Ditjen Perhubungan Laut Kemenhub Bangun 157 Kapal di Indonesia.

JAKARTA - Kementerian  Perhubungan c.q Direktorat Jenderal Perhubungan Laut sejak 2015 hingga sekarang telah membangun 157 unit kapal baja dengan berbagai tipe dan ukuran...

IPERINDO Perkenalkan Berbagai Jenis Kapal yang Bisa Dibangun di Indonesia

JAKARTA--Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO) memperkenalkan berbagai jenis produk kapal yang sudah bisa dibangun pada galangan kapal nasional dalam negeri...