Kemenko Maritim Gelar Rapat Koordinasi Bilateral Maritime Forum

POPULAR

IPERINDO Kemukakan Empat Kunci Menuju Galangan Kapal Masa Depan

Jakarta-Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Sarana Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO) merespon kebijakan adaptasi kebiasaan baru sebagai upaya untuk hidup produktif di tengah pandemi Covid-19...

Galangan PAL Indonesia Lakukan Mitigasi Untuk Antisipasi Dampak Covid-19

Jakarta-Pandemi COVID-19 mengakibatkan perlambatan ekonomi global. JP Morgan memprediksi ekonomi dunia akan minus 1,1% pada tahun 2020, sementara itu Badan Pusat Statistik (BPS) merilis...

Sumber Marine Shipyard Bangun Kapal Angkut Semen

JAKARTA: PT Sumber Marine Shipyard, perusahaan galangan kapal berbasis di Batam, Kepulauan Riau, membangun dua unit kapal PB Cement Carrier berkapasitas 4.500 Dead Weight...

Hadiri ASEP 2019, IPERINDO Ingin Galangan RI Berkembang

JAKARTA—Ketua Umum Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO) Eddy Kurniawan Logam menghadiri Pertemuan ASEF (Active Shipbuilding Experts Federation) di Osaka, Jepang...

Citra Shipyard Luncurkan Empat Unit Kapal Tunda IPCM

JAKARTA—PT  Citra Shipyard Batam, Provinsi Kep. Riau meluncurkan empat kapal tunda berkapasitas 2 x 2.200 horde power  senilai Rp230 miliar pesanan PT Jasa Armada...

JAKARTA–Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Republik Indonesia menyelenggarakan Rapat Kordinasi BMF (Bilateral Maritime Forum) dengan Delegasi Belanda, Kamis 6 Feb 2020 di Kantor Kemenko Maritime dan Investasi.

Rapat koordinasi tersebut dilaksanakan dalam rangka persiapan seminar maritim yang akan dilaksanakan pada 10-11 Maret di Jakarta dan 12-13 Maret di Surabaya. Forum bilateral maritim  merupakan implementasi dari Deklarasi Kerja Sama RI-Belanda tahun 2013 .

Selain dengan Belanda, Kemenko Bidang Kemaritiman sebelumnya telah membentuk forum bilateral maritim dengan Amerika Serikat, Denmark, Inggris, Jepang, Jerman dan Korea Selatan dengan topik-topik kerja sama yang berbeda.

Khusus dengan Belanda, Menko Luhut menekankan keinginan pemerintah untuk bekerja sama dalam peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia. “Saya sangat berharap akan ada kerja sama pembangunan kualitas SDM (Sumber Daya Manusia) yang besar dengan Belanda karena tanpa peningkatan kualitas SDM, akan merugikan bagi Indonesia di era Industri 4.0 ini,” ujar Menko Luhut baru-baru ini.

Menurutnya, saat iniIndonesia masih sangat membutuhkan upaya-upaya peningkatan SDM terutama di wilayah Indonesia bagian timur. Hal tersebut, diyakininya sejalan dengan strategi kemaritiman Belanda untuk periode 2015-2025 yang diantaranya menyebutkan adanya upaya peningkatan SDM.

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

NEWS

Resmi, PAL Pilih Desain Babcock untuk Proyek Kapal Frigate Kemhan

Surabaya - PT PAL Indonesia (Persero) menandatangani Licence Agreement dengan Rosyth Royal Dockyard Ltd (Babcock) sebagai Penyedia Desain Arrowhead 140 untuk Pengadaan 2 (dua)...

Sejak 2015, Ditjen Perhubungan Laut Kemenhub Bangun 157 Kapal di Indonesia.

JAKARTA - Kementerian  Perhubungan c.q Direktorat Jenderal Perhubungan Laut sejak 2015 hingga sekarang telah membangun 157 unit kapal baja dengan berbagai tipe dan ukuran...

IPERINDO Perkenalkan Berbagai Jenis Kapal yang Bisa Dibangun di Indonesia

JAKARTA--Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO) memperkenalkan berbagai jenis produk kapal yang sudah bisa dibangun pada galangan kapal nasional dalam negeri...

Pemerintah Suntikkan Modal Negara ke PT PAL Indonesia (Persero) Rp1,28 Triliun Melalui Skema PMN.

JAKARTA-Presiden Jokowi menyuntikkan modal negara ke PT PAL Indonesia (Persero) melalui Penyertaan Modal Negara (PMN) Rp 1,28 triliun. PAL merupakan BUMN yang bergerak di...

Kemhan Bangun Kapal Offshore Support Vessel di DRU Shipyard

LAMPUNG—Untuk  menambah dan memperkuat kekuatan Alutsista di jajaran TNI Angkatan Laut, Kementerian Pertahanan (Kemhan) mengadakan dan membangun Kapal Offshore Patrol Vessel (OPV) dan OPV...