Bandar Abadi Shipyard Luncurkan 2 Uni Kapal Angkut Tank Pesanan Kemhan

POPULAR

IPERINDO Kemukakan Empat Kunci Menuju Galangan Kapal Masa Depan

Jakarta-Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Sarana Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO) merespon kebijakan adaptasi kebiasaan baru sebagai upaya untuk hidup produktif di tengah pandemi Covid-19...

Galangan PAL Indonesia Lakukan Mitigasi Untuk Antisipasi Dampak Covid-19

Jakarta-Pandemi COVID-19 mengakibatkan perlambatan ekonomi global. JP Morgan memprediksi ekonomi dunia akan minus 1,1% pada tahun 2020, sementara itu Badan Pusat Statistik (BPS) merilis...

Sumber Marine Shipyard Bangun Kapal Angkut Semen

JAKARTA: PT Sumber Marine Shipyard, perusahaan galangan kapal berbasis di Batam, Kepulauan Riau, membangun dua unit kapal PB Cement Carrier berkapasitas 4.500 Dead Weight...

Hadiri ASEP 2019, IPERINDO Ingin Galangan RI Berkembang

JAKARTA—Ketua Umum Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO) Eddy Kurniawan Logam menghadiri Pertemuan ASEF (Active Shipbuilding Experts Federation) di Osaka, Jepang...

Citra Shipyard Luncurkan Empat Unit Kapal Tunda IPCM

JAKARTA—PT  Citra Shipyard Batam, Provinsi Kep. Riau meluncurkan empat kapal tunda berkapasitas 2 x 2.200 horde power  senilai Rp230 miliar pesanan PT Jasa Armada...

JAKARTA – Kementerian Pertahanan (Kemhan) menambah kekuatan alutsista TNI Angkatan Laut, dengan menyelesaikan proses pembangunan dua unit jenis kapal angkut tank AT-8 dan AT-9. Kapal itu merupakan hasil kerja sama Kemhan dengan industri pertahanan dalam negeri PT Bandar Abadi Ship Builders and Dry Docks.

Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan (Sekjen Kemhan) Marsdya TNI Donny Ermawan Taufanto dalam sambutan tertulisnya yang disampaikan oleh Kepala Badan Sarana Pertahanan (Kabaranahan) Kemhan Marsda TNI Yusuf Jauhari, di Batam, Rabu (3/3/2021), mengapresiasi penyelesaian pembangunan kedua kapal angkut yang hanya memakan waktu selama 22 bulan dari 30 bulan waktu yang dibutuhkan.

Selanjutnya kedua kapal angkut tank tersebut diberi nama KRI Teluk Weda-526 dan KRI Teluk Wondama-527. Dalam amanat tertulisnya, Sekjen Kemhan menyampaikan, kegiatan penamaan dan peluncuran kapal merupakan salah satu milestone pembangunan kapal yang menandai pertama kalinya kapal berada di air sehingga menjadi tradisi Angkatan Laut seluruh dunia untuk mengacarakannya.

Menyampaikan pesan tertulis Sekjen Kemhan Marsdya TNI Donny Ermawan Taufanto, Kabaranahan Kemhan Marsda TNI Yusuf Jauhari menjelaskan pentingnya bagi Indonesia sebagai archipelagic state guna memperkuat kemampuan dalam mengamankan wilayah perairannya yang sangat luas, melalui penambahan alutsista kapal secara bertahap hingga memenuhi jumlah proporsional yang dibutuhkan.

Integral
Memenuhi target Renstra-III Minimum Essential Force (MEF), Kabaranahan Kemhan yakin bahwa pembangunan kapal angkut tank merupakan bagian integral dari pembangunan kekuatan pertahanan negara pada umumnya dan kekuatan TNI AL.

“Sesuai dengan perencanaan strategis yang telah ada, peluncuran kapal angkut tank tersebut bertujuan memenuhi jumlah minimal kapal yang bisa dioperasikan dalam mendukung pemenuhan tugas,” ungkap Sekjen Kemhan, dalam keterangan tertulis yang diterima, Kamis (4/3/2021).

 

Dalam sambutannya, perwira tinggi peraih Adhi Makayasa Akademi Angkatan Udara tahun 1988 tersebut menyampaikan, pembangunan kapal angkut tank kedelapan dan kesembilan ini merupakan wujud kontribusi Kemhan dalam mendukung kemandirian industri pertahanan dalam negeri.

Acara peluncuran kapal ditandai dengan penekanan tombol sirine oleh Kasal Laksamana TNI Yudo Margono didampingi Kabaranahan Kemhan Marsda TNI Yusuf Jauhari dan Komisaris PT Bandar Abadi Stanly Rojali. Prosesi penamaan KRI AT-8 dan AT-9 diawali dengan pemotongan pitakendi oleh Vero Yudo Margono didampingi oleh Sjeicha Yusuf Jauhari beserta Direktur PT Bandar Abadi Marslina Simanjuntak yang dilanjutkan dengan peluncuran KRI Teluk Wondama-527. (beritasatu/aj)

 

 

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

NEWS

Resmi, PAL Pilih Desain Babcock untuk Proyek Kapal Frigate Kemhan

Surabaya - PT PAL Indonesia (Persero) menandatangani Licence Agreement dengan Rosyth Royal Dockyard Ltd (Babcock) sebagai Penyedia Desain Arrowhead 140 untuk Pengadaan 2 (dua)...

Sejak 2015, Ditjen Perhubungan Laut Kemenhub Bangun 157 Kapal di Indonesia.

JAKARTA - Kementerian  Perhubungan c.q Direktorat Jenderal Perhubungan Laut sejak 2015 hingga sekarang telah membangun 157 unit kapal baja dengan berbagai tipe dan ukuran...

IPERINDO Perkenalkan Berbagai Jenis Kapal yang Bisa Dibangun di Indonesia

JAKARTA--Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO) memperkenalkan berbagai jenis produk kapal yang sudah bisa dibangun pada galangan kapal nasional dalam negeri...

Pemerintah Suntikkan Modal Negara ke PT PAL Indonesia (Persero) Rp1,28 Triliun Melalui Skema PMN.

JAKARTA-Presiden Jokowi menyuntikkan modal negara ke PT PAL Indonesia (Persero) melalui Penyertaan Modal Negara (PMN) Rp 1,28 triliun. PAL merupakan BUMN yang bergerak di...

Kemhan Bangun Kapal Offshore Support Vessel di DRU Shipyard

LAMPUNG—Untuk  menambah dan memperkuat kekuatan Alutsista di jajaran TNI Angkatan Laut, Kementerian Pertahanan (Kemhan) mengadakan dan membangun Kapal Offshore Patrol Vessel (OPV) dan OPV...