Bandar Abadi Shipyard Luncurkan 2 Uni Kapal Angkut Tank Pesanan Kemhan

POPULAR

MOS Luncurkan KMP Aceh Hebat 1 Pesanan Pemprov Aceh

Karimun-PT Multi  Ocean Shipyard (MOS) meluncurkan kapal Ferry Roro Penyeberangan yang diberi nama KMP Aceh Hebat 1 pesanan Pemerintah Provinsi Aceh di galangan MOS,...

Dua Kapal Angkut Tank Buatan Galangan Nasional DKB Perkuat TNI AL

JAKARTA-Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono dan Panglima Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) Laksda TNI Irwan Achmadi hari ini menyambut kedatangan...

Hadiri ASEP 2019, IPERINDO Ingin Galangan RI Berkembang

JAKARTA—Ketua Umum Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO) Eddy Kurniawan Logam menghadiri Pertemuan ASEF (Active Shipbuilding Experts Federation) di Osaka, Jepang...

Pertamina Launching Kapal Baru Tanker VLCC Berkapasitas 2,04 Juta Barel

JAKARTA - Untuk menjamin stok dan kelancaran pasokan minyak mentah kilang pertamina dalam memenuhi kebutuhan BBM nasional, Pertamina Group melalui subholding Shipping PT Pertamina...

PT PAL Laksanakan Keel Laying Kapal Bantu Rumah Sakit (BRS)

SURABAYA - Produksi Kapal Bantu Rumah Sakit (BRS) tahun anggaran 2020, 2021, 2022 pesanan TNI AL memasuki tahapan Keel Laying atau pemasangan lunas kapal....

JAKARTA – Kementerian Pertahanan (Kemhan) menambah kekuatan alutsista TNI Angkatan Laut, dengan menyelesaikan proses pembangunan dua unit jenis kapal angkut tank AT-8 dan AT-9. Kapal itu merupakan hasil kerja sama Kemhan dengan industri pertahanan dalam negeri PT Bandar Abadi Ship Builders and Dry Docks.

Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan (Sekjen Kemhan) Marsdya TNI Donny Ermawan Taufanto dalam sambutan tertulisnya yang disampaikan oleh Kepala Badan Sarana Pertahanan (Kabaranahan) Kemhan Marsda TNI Yusuf Jauhari, di Batam, Rabu (3/3/2021), mengapresiasi penyelesaian pembangunan kedua kapal angkut yang hanya memakan waktu selama 22 bulan dari 30 bulan waktu yang dibutuhkan.

Selanjutnya kedua kapal angkut tank tersebut diberi nama KRI Teluk Weda-526 dan KRI Teluk Wondama-527. Dalam amanat tertulisnya, Sekjen Kemhan menyampaikan, kegiatan penamaan dan peluncuran kapal merupakan salah satu milestone pembangunan kapal yang menandai pertama kalinya kapal berada di air sehingga menjadi tradisi Angkatan Laut seluruh dunia untuk mengacarakannya.

Menyampaikan pesan tertulis Sekjen Kemhan Marsdya TNI Donny Ermawan Taufanto, Kabaranahan Kemhan Marsda TNI Yusuf Jauhari menjelaskan pentingnya bagi Indonesia sebagai archipelagic state guna memperkuat kemampuan dalam mengamankan wilayah perairannya yang sangat luas, melalui penambahan alutsista kapal secara bertahap hingga memenuhi jumlah proporsional yang dibutuhkan.

Integral
Memenuhi target Renstra-III Minimum Essential Force (MEF), Kabaranahan Kemhan yakin bahwa pembangunan kapal angkut tank merupakan bagian integral dari pembangunan kekuatan pertahanan negara pada umumnya dan kekuatan TNI AL.

“Sesuai dengan perencanaan strategis yang telah ada, peluncuran kapal angkut tank tersebut bertujuan memenuhi jumlah minimal kapal yang bisa dioperasikan dalam mendukung pemenuhan tugas,” ungkap Sekjen Kemhan, dalam keterangan tertulis yang diterima, Kamis (4/3/2021).

 

Dalam sambutannya, perwira tinggi peraih Adhi Makayasa Akademi Angkatan Udara tahun 1988 tersebut menyampaikan, pembangunan kapal angkut tank kedelapan dan kesembilan ini merupakan wujud kontribusi Kemhan dalam mendukung kemandirian industri pertahanan dalam negeri.

Acara peluncuran kapal ditandai dengan penekanan tombol sirine oleh Kasal Laksamana TNI Yudo Margono didampingi Kabaranahan Kemhan Marsda TNI Yusuf Jauhari dan Komisaris PT Bandar Abadi Stanly Rojali. Prosesi penamaan KRI AT-8 dan AT-9 diawali dengan pemotongan pitakendi oleh Vero Yudo Margono didampingi oleh Sjeicha Yusuf Jauhari beserta Direktur PT Bandar Abadi Marslina Simanjuntak yang dilanjutkan dengan peluncuran KRI Teluk Wondama-527. (beritasatu/aj)

 

 

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

NEWS

Pemerintah Perpanjang Pelimpahan Kewenangan Sertifikasi Statutoria Kapal kepada BKI

JAKARTA- PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) kembali diberikan kewenangan dalam melaksanakan survey dan sertifikasi statutoria terhadap kapal-kapal berbendera Indonesia dari Pemerintah Indonesia dalam hal...

Sumber Marine Shipyard Bangun Kapal Angkut Semen

JAKARTA: PT Sumber Marine Shipyard, perusahaan galangan kapal berbasis di Batam, Kepulauan Riau, membangun dua unit kapal PB Cement Carrier berkapasitas 4.500 Dead Weight...

Citra Shipyard Luncurkan Empat Unit Kapal Tunda IPCM

JAKARTA—PT  Citra Shipyard Batam, Provinsi Kep. Riau meluncurkan empat kapal tunda berkapasitas 2 x 2.200 horde power  senilai Rp230 miliar pesanan PT Jasa Armada...

Bandar Abadi Shipyard Luncurkan 2 Uni Kapal Angkut Tank Pesanan Kemhan

JAKARTA - Kementerian Pertahanan (Kemhan) menambah kekuatan alutsista TNI Angkatan Laut, dengan menyelesaikan proses pembangunan dua unit jenis kapal angkut tank AT-8 dan AT-9. Kapal...

Pemikiran Alm Yance Gunawan; Sampai Kapan Pun Indonesia Butuh Kapal

Jakarta-Kepergian Yance Gunawan, tokoh galangan kapal nasional sekaligus penasehat Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO) menyisakan duka mendalam. Perjalanan, perjuangan dan...