MOS Bangun Kapal Roro 300 GT Pesanan Ditjen Hubdat Kementerian Perhubungan

POPULAR

IPERINDO Kemukakan Empat Kunci Menuju Galangan Kapal Masa Depan

Jakarta-Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Sarana Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO) merespon kebijakan adaptasi kebiasaan baru sebagai upaya untuk hidup produktif di tengah pandemi Covid-19...

Pesan dan Kesan Pengurus Iperindo terhadap Alm Romeo

Jakarta-Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (Iperindo) menggelar tahlilan secara daring mala mini (10/09) atas wafatnya pengurus dan tokoh galangan Romeo Hasan...

Galangan PAL Indonesia Lakukan Mitigasi Untuk Antisipasi Dampak Covid-19

Jakarta-Pandemi COVID-19 mengakibatkan perlambatan ekonomi global. JP Morgan memprediksi ekonomi dunia akan minus 1,1% pada tahun 2020, sementara itu Badan Pusat Statistik (BPS) merilis...

Empat dari 27 Industri Militer Indonesia dari Swasta adalah Anggota IPERINDO

Jakarta-Industri galangan boleh berbangga. Empat dari 27 Industri Militer Indonesia ternyata anggota Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO). Dirilis pada laman www.medcom.id,...

Hadiri ASEP 2019, IPERINDO Ingin Galangan RI Berkembang

JAKARTA—Ketua Umum Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO) Eddy Kurniawan Logam menghadiri Pertemuan ASEF (Active Shipbuilding Experts Federation) di Osaka, Jepang...

Jakarta–Kapal Penyeberangan Ro-Ro 300 Gross Tonnage (GT) yang akan dioperasikan pada lintas penyeberangan Pecah Buyung-Alai Insit, Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau mulai dibangun di galangan PT Multi Ocean Shipyard, Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau, Selasa (13/10/2020).

Sebagaimana diberikan www.beritasatu.com, pelaksanaan pembangunan ditandai dengan peletakan lunas (keel laying) oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdat) Kementerian Perhubungan (Kemhub).

Menurut Direktur Transportasi Sungai, Danau, dan Penyeberangan (TSDP) Marwanto Heru Santoso, kehadiran kapal ini nantinya bisa memperlancar konektivitas dan aksesibilitas masyarakat maupun barang.

“Secara kontraktual, terdapat empat unit kapal penyeberangan Ro-Ro yang akan selesai masa pembangunannya pada tahun 2020 ini. Namun untuk pembangunan Kapal Penyeberangan Penumpang lintas Pecah Buyung-Alai Insit ditargetkan akan berakhir masa kontraknya pada 9 Oktober 2021 mendatang,” ucap Heru dalam keterangan tertulisnya.

Heru menjelaskan, pembangunan kapal akan memakan waktu 17 bulan dimulai sejak bulan Agustus 2020 dan direncanakan akan selesai di akhir tahun 2021. Pemerintah juga memberikan kepercayaan kepada PT Multi Ocean Shipyard membangun satu unit kapal Ro-Ro 300 GT tersebut.

“Saya berharap PT Multi Ocean Shipyard dapat memaksimalkan SDM dan fasilitas yang ada sehingga dapat menyelesaikan pelaksanaan pembangunan sesuai dengan spesifikasi kapal dan waktu yang telah ditetapkan di dalam surat perjanjian,” harap Heru.

Diketahui, Kapal Ro-Ro 300 GT ini memiliki ukuran utama panjang keseluruhan LOA (length over all) 39,38 meter, panjang antara garis tegak LBP (length between perpendicular) 34,50 meter. Sementara itu, lebar modul kapal 11 meter, tinggi modul 3,30 meter, sarat air 2,35 meter, kecepatan percobaan 10,00 knot, daya mesin induk 2 x 441 Kw serta daya mesin bantu 2 x 80 kVa.

Pembangunan kapal memakan biaya senilai Rp 34,71 miliar dengan rincian Rp 33,210 miliar untuk pekerjaan pembangunan fisik kapal. Sementara itu, Rp 1,5 miliar dialokasikan untuk supervisi. Heru menjelaskan Kemhub juga memiliki sejumlah kapal penyeberangan dan bus air lainnya yang sedang dalam proses pembangunan. Di antaranya adalah dua bus air untuk Danau Sentani, satu unit bus air untuk Kabupaten Morotai, dan Kapal Penyeberangan Ro-Ro 1500 GT Lintas Dompak-Matak-Penagi.

Sementara itu, kapal penyeberangan lainnya terdiri dari Ro-Ro 500 GT Lintas Kaledupa-Tomia-Binongko, Ro-Ro 500 GT Lintas Bombana-Tanjung Pising, dan Ro-Ro 150 GT Lintas Sri Menanti-Karang Baru. (Aj)

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

NEWS

Kapal ADRI LI & ADRI LII Buatan PT Daya Radar Utama Perkuat TNI AD

Jakarta--TNI Angkatan Darat (AD) memiliki dua kapal baru yakni ADRI LI dan ADRI LII. Kapal buatan galangan PT Daya Radar Utama (DRU) itu memang...

PTK Pertamina Gandeng BNI Syariah Bangun 2 Unit Kapal Harbour Tug 3.200 HP

Jakarta--Sebagai strategi meningkatkan keandalan moda angkut kebutuhan energi nasional dan program investasi khususnya pengadaan kapal, PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) menjalin kerja sama dengan...

MOS Luncurkan KMP Aceh Hebat 1 Pesanan Pemprov Aceh

Karimun-PT Multi  Ocean Shipyard (MOS) meluncurkan kapal Ferry Roro Penyeberangan yang diberi nama KMP Aceh Hebat 1 pesanan Pemerintah Provinsi Aceh di galangan MOS,...

ITS Luncurkan Kapal I-Boat Tanpa Awak, Ini Pertama di Indonesia

Surabaya - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya meluncurkan inovasi berupa kapal autonomous Intelligent Boat (I-Boat) tanpa awak. Kapal tanpa pengemudi ini dapat dijalankan...

Direktur Acquisition Technology and Logistic (ATLA) Kemenhan Jepang Kunjungi PAL

Surabaya—PT PAL Indonesia (Persero) menerima kunjungan Direktur Acquisition Technology and Logistic (ATLA) Kementerian Pertahanan Jepang Rear Admiral Hoshi Naoya, Rabu, 23 September 2020. Direktur Pembangunan...