MOS Bangun Kapal Roro 300 GT Pesanan Ditjen Hubdat Kementerian Perhubungan

POPULAR

IPERINDO Kemukakan Empat Kunci Menuju Galangan Kapal Masa Depan

Jakarta-Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Sarana Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO) merespon kebijakan adaptasi kebiasaan baru sebagai upaya untuk hidup produktif di tengah pandemi Covid-19...

MOS Luncurkan KMP Aceh Hebat 1 Pesanan Pemprov Aceh

Karimun-PT Multi  Ocean Shipyard (MOS) meluncurkan kapal Ferry Roro Penyeberangan yang diberi nama KMP Aceh Hebat 1 pesanan Pemerintah Provinsi Aceh di galangan MOS,...

Direktur Acquisition Technology and Logistic (ATLA) Kemenhan Jepang Kunjungi PAL

Surabaya—PT PAL Indonesia (Persero) menerima kunjungan Direktur Acquisition Technology and Logistic (ATLA) Kementerian Pertahanan Jepang Rear Admiral Hoshi Naoya, Rabu, 23 September 2020. Direktur Pembangunan...

ITS Luncurkan Kapal I-Boat Tanpa Awak, Ini Pertama di Indonesia

Surabaya - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya meluncurkan inovasi berupa kapal autonomous Intelligent Boat (I-Boat) tanpa awak. Kapal tanpa pengemudi ini dapat dijalankan...

Galangan PAL Indonesia Lakukan Mitigasi Untuk Antisipasi Dampak Covid-19

Jakarta-Pandemi COVID-19 mengakibatkan perlambatan ekonomi global. JP Morgan memprediksi ekonomi dunia akan minus 1,1% pada tahun 2020, sementara itu Badan Pusat Statistik (BPS) merilis...

Jakarta–Kapal Penyeberangan Ro-Ro 300 Gross Tonnage (GT) yang akan dioperasikan pada lintas penyeberangan Pecah Buyung-Alai Insit, Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau mulai dibangun di galangan PT Multi Ocean Shipyard, Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau, Selasa (13/10/2020).

Sebagaimana diberikan www.beritasatu.com, pelaksanaan pembangunan ditandai dengan peletakan lunas (keel laying) oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdat) Kementerian Perhubungan (Kemhub).

Menurut Direktur Transportasi Sungai, Danau, dan Penyeberangan (TSDP) Marwanto Heru Santoso, kehadiran kapal ini nantinya bisa memperlancar konektivitas dan aksesibilitas masyarakat maupun barang.

“Secara kontraktual, terdapat empat unit kapal penyeberangan Ro-Ro yang akan selesai masa pembangunannya pada tahun 2020 ini. Namun untuk pembangunan Kapal Penyeberangan Penumpang lintas Pecah Buyung-Alai Insit ditargetkan akan berakhir masa kontraknya pada 9 Oktober 2021 mendatang,” ucap Heru dalam keterangan tertulisnya.

Heru menjelaskan, pembangunan kapal akan memakan waktu 17 bulan dimulai sejak bulan Agustus 2020 dan direncanakan akan selesai di akhir tahun 2021. Pemerintah juga memberikan kepercayaan kepada PT Multi Ocean Shipyard membangun satu unit kapal Ro-Ro 300 GT tersebut.

“Saya berharap PT Multi Ocean Shipyard dapat memaksimalkan SDM dan fasilitas yang ada sehingga dapat menyelesaikan pelaksanaan pembangunan sesuai dengan spesifikasi kapal dan waktu yang telah ditetapkan di dalam surat perjanjian,” harap Heru.

Diketahui, Kapal Ro-Ro 300 GT ini memiliki ukuran utama panjang keseluruhan LOA (length over all) 39,38 meter, panjang antara garis tegak LBP (length between perpendicular) 34,50 meter. Sementara itu, lebar modul kapal 11 meter, tinggi modul 3,30 meter, sarat air 2,35 meter, kecepatan percobaan 10,00 knot, daya mesin induk 2 x 441 Kw serta daya mesin bantu 2 x 80 kVa.

Pembangunan kapal memakan biaya senilai Rp 34,71 miliar dengan rincian Rp 33,210 miliar untuk pekerjaan pembangunan fisik kapal. Sementara itu, Rp 1,5 miliar dialokasikan untuk supervisi. Heru menjelaskan Kemhub juga memiliki sejumlah kapal penyeberangan dan bus air lainnya yang sedang dalam proses pembangunan. Di antaranya adalah dua bus air untuk Danau Sentani, satu unit bus air untuk Kabupaten Morotai, dan Kapal Penyeberangan Ro-Ro 1500 GT Lintas Dompak-Matak-Penagi.

Sementara itu, kapal penyeberangan lainnya terdiri dari Ro-Ro 500 GT Lintas Kaledupa-Tomia-Binongko, Ro-Ro 500 GT Lintas Bombana-Tanjung Pising, dan Ro-Ro 150 GT Lintas Sri Menanti-Karang Baru. (Aj)

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

NEWS

KSO Kodja Bahari-Krakatau Shipyard Selesaikan Pembanguan Kapal Perintis

Jakarta-Kerja Sama Operasi (KSO) antara PT Dok Kodja Bahari (Persero) dengan PT  Krakatau Shipyard menyelesaikan pembangunan Kapal Perintis Sabuk Nusantara 88 pesanan Kementerian Perhubungan...

Dua Kapal Angkut Tank Buatan Galangan Nasional DKB Perkuat TNI AL

JAKARTA-Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono dan Panglima Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) Laksda TNI Irwan Achmadi hari ini menyambut kedatangan...

Kemenhub Bangun 4 Kapal Wisata untuk Labuan Bajo dan Bunaken

JAKARTA-Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjen Hubla) akan membangun empat unit kapal wisata bottom glass untuk destinasi pariwisata super prioritas di...

Ditjen Hubdat Bangun Kapal Roro di PT Mariana Bahagia

JAKARTA-Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Hubdat)  Kementerian Perhubungan  (Kemenhub) menganggarkan sebesar Rp25 milliar  untuk  membangun Kapal Penyeberangan Penumpang Ro-Ro 150 GT. Kapal tersebut akan dioperasikan...

IPERINDO Gelar Seminar Tarif dan Revolusi Maritim di Samarinda

JAKARTA- Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO) Cabang Kalimantan Timur bekerja sama dengan Indonesian  Indonesian National Shipowners' Association (INSA) Cabang Samarinda,...