PAL Raih Penghargaan Pelabuhan Terbaik Kedua Kinerja Pengelolaan Lingkungan Hidup dari Kemenhub

POPULAR

IPERINDO Kemukakan Empat Kunci Menuju Galangan Kapal Masa Depan

Jakarta-Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Sarana Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO) merespon kebijakan adaptasi kebiasaan baru sebagai upaya untuk hidup produktif di tengah pandemi Covid-19...

Pesan dan Kesan Pengurus Iperindo terhadap Alm Romeo

Jakarta-Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (Iperindo) menggelar tahlilan secara daring mala mini (10/09) atas wafatnya pengurus dan tokoh galangan Romeo Hasan...

Galangan PAL Indonesia Lakukan Mitigasi Untuk Antisipasi Dampak Covid-19

Jakarta-Pandemi COVID-19 mengakibatkan perlambatan ekonomi global. JP Morgan memprediksi ekonomi dunia akan minus 1,1% pada tahun 2020, sementara itu Badan Pusat Statistik (BPS) merilis...

Empat dari 27 Industri Militer Indonesia dari Swasta adalah Anggota IPERINDO

Jakarta-Industri galangan boleh berbangga. Empat dari 27 Industri Militer Indonesia ternyata anggota Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO). Dirilis pada laman www.medcom.id,...

Hadiri ASEP 2019, IPERINDO Ingin Galangan RI Berkembang

JAKARTA—Ketua Umum Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO) Eddy Kurniawan Logam menghadiri Pertemuan ASEF (Active Shipbuilding Experts Federation) di Osaka, Jepang...

Surabaya—Anggota  Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO), PT PAL Indonesia (Persero) menerima penghargaan terbaik kedua dalam hal Pengelolaan Lingkungan Hidup Pelabuhan yang diberikan oleh Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Perak.

Penghargaan yang diterima PT PAL Indonesia (Persero) dari Kemenhub c.q Kantor Otoritas Pelabuhan Tanjung Perak.

Penghargaan diberikan pada Kamis, 17 September 2020 dalam rangka memperingati Hari Perhubungan Republik Indonesia Tahun 2020. Penghargaan diterima oleh Kepala Divisi Keamanan dan K3LH PT PAL Indonesia (Persero) Bambang Sukarno.

Diberitakan website PT PAL Indonesia (Persero), www.pal.co.id, penilaian dilaksanakan melalui laporan pelaksanaan Rencana Pengelolaan Lingkungan & Rencana Pemantauan Lingkungan (RKL-RPL) PT PAL Indonesia (Persero).

Terdapat beberapa indikator yang masuk dalam RKL-RPL seperti pemantauan kualitas air laut, kualitas udara ambien, pengendalian pencemaran air, pengelolaan limbah B3, dan pengelolaan sampah. Penilaian terhadap indikator-indikator tersebut kemudian diverifikasi melalui audit lapangan oleh Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Perak.

Fasilitas pelabuhan yang dimiliki PT PAL Indonesia (Persero) sangat penting untuk meningkatkan efisiensi bagi proses produksi yang dijalankan seperti efisiensi biaya, waktu, meminimalisir resiko kerusakan komponen, dan lainnya.

Fasilitas Pelabuhan PT PAL Indonesia (Persero)

PT PAL Indonesia (Persero) sebagai galangan kapal terbesar di Indonesia memiliki dermaga-dermaga yang dipergunakan secara langsung bagi kepentingan perusahaan seperti bongkar muat. Selain digunakan untuk bongkar muat regular bagi kepentingan produksi baik produk Alutsista maupun non-Alutsista.

Melalui dermaga-dermaga tersebut PT PAL Indonesia (Persero) juga dilakukan bongkar muatan komponen-komponen proyek-proyek strategis seperti Kapal Selam Ketiga yang dibangun di Fasilitas Kapal Selam (Faskasel) PT PAL Indonesia (Persero) pada tahun 2017 yang lalu, komponen-komponen Dual Fuel Barge Mounted Power Plant (BMPP) yang saat ini sedang dibangun, dan pengiriman rangka jembatan ikonik Holtekamp (Youtefa) menuju Papua akhir tahun 2017.

PT PAL Indonesia (Persero) memiliki portofolio bisnis dan produk bukan hanya Kapal Kombatan dan Kapal Niaga, namun juga Pembangunan dan MRO (Maintenance, Repair & Overhaul) Kapal Selam, MRO Kapal Permukaan dan Non Kapal, Produk Rekayasa Umum (Oil & Gas dan Kelistrikan), serta Technology and Development.

Selain dipergunakan bagi kepentingan bongkar muat komponen dan produk, dermaga-dermaga PT PAL Indonesia (Persero) juga dipergunakan bagi fasilitas sandar kapal kombatan yang tengah melaksanakan Harbour Acceptance Test (HAT) maupun Sea Acceptance Test (SAT) serta fasilitas sandar bagi kapal KRI maupun non-KRI yang akan atau telah menjalani pemeliharaan dan perbaikan.

Dengan kapabilitas dan protofolio tersebut PT PAL Indonesia (Persero) merupakan one stop solution, tidak hanya mampu melaksanakan pembangunan produk Alutsista dan non-Alutsista namun juga memiliki kemampuan pemeliharaan dan perbaikan Alutsista dan non-Alutsista. (Aj/Red)

 

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

NEWS

Kapal ADRI LI & ADRI LII Buatan PT Daya Radar Utama Perkuat TNI AD

Jakarta--TNI Angkatan Darat (AD) memiliki dua kapal baru yakni ADRI LI dan ADRI LII. Kapal buatan galangan PT Daya Radar Utama (DRU) itu memang...

PTK Pertamina Gandeng BNI Syariah Bangun 2 Unit Kapal Harbour Tug 3.200 HP

Jakarta--Sebagai strategi meningkatkan keandalan moda angkut kebutuhan energi nasional dan program investasi khususnya pengadaan kapal, PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) menjalin kerja sama dengan...

MOS Luncurkan KMP Aceh Hebat 1 Pesanan Pemprov Aceh

Karimun-PT Multi  Ocean Shipyard (MOS) meluncurkan kapal Ferry Roro Penyeberangan yang diberi nama KMP Aceh Hebat 1 pesanan Pemerintah Provinsi Aceh di galangan MOS,...

ITS Luncurkan Kapal I-Boat Tanpa Awak, Ini Pertama di Indonesia

Surabaya - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya meluncurkan inovasi berupa kapal autonomous Intelligent Boat (I-Boat) tanpa awak. Kapal tanpa pengemudi ini dapat dijalankan...

Direktur Acquisition Technology and Logistic (ATLA) Kemenhan Jepang Kunjungi PAL

Surabaya—PT PAL Indonesia (Persero) menerima kunjungan Direktur Acquisition Technology and Logistic (ATLA) Kementerian Pertahanan Jepang Rear Admiral Hoshi Naoya, Rabu, 23 September 2020. Direktur Pembangunan...