PAL Raih Penghargaan Pelabuhan Terbaik Kedua Kinerja Pengelolaan Lingkungan Hidup dari Kemenhub

POPULAR

IPERINDO Kemukakan Empat Kunci Menuju Galangan Kapal Masa Depan

Jakarta-Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Sarana Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO) merespon kebijakan adaptasi kebiasaan baru sebagai upaya untuk hidup produktif di tengah pandemi Covid-19...

Galangan PAL Indonesia Lakukan Mitigasi Untuk Antisipasi Dampak Covid-19

Jakarta-Pandemi COVID-19 mengakibatkan perlambatan ekonomi global. JP Morgan memprediksi ekonomi dunia akan minus 1,1% pada tahun 2020, sementara itu Badan Pusat Statistik (BPS) merilis...

Sumber Marine Shipyard Bangun Kapal Angkut Semen

JAKARTA: PT Sumber Marine Shipyard, perusahaan galangan kapal berbasis di Batam, Kepulauan Riau, membangun dua unit kapal PB Cement Carrier berkapasitas 4.500 Dead Weight...

Hadiri ASEP 2019, IPERINDO Ingin Galangan RI Berkembang

JAKARTA—Ketua Umum Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO) Eddy Kurniawan Logam menghadiri Pertemuan ASEF (Active Shipbuilding Experts Federation) di Osaka, Jepang...

Citra Shipyard Luncurkan Empat Unit Kapal Tunda IPCM

JAKARTA—PT  Citra Shipyard Batam, Provinsi Kep. Riau meluncurkan empat kapal tunda berkapasitas 2 x 2.200 horde power  senilai Rp230 miliar pesanan PT Jasa Armada...

Surabaya—Anggota  Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO), PT PAL Indonesia (Persero) menerima penghargaan terbaik kedua dalam hal Pengelolaan Lingkungan Hidup Pelabuhan yang diberikan oleh Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Perak.

Penghargaan yang diterima PT PAL Indonesia (Persero) dari Kemenhub c.q Kantor Otoritas Pelabuhan Tanjung Perak.

Penghargaan diberikan pada Kamis, 17 September 2020 dalam rangka memperingati Hari Perhubungan Republik Indonesia Tahun 2020. Penghargaan diterima oleh Kepala Divisi Keamanan dan K3LH PT PAL Indonesia (Persero) Bambang Sukarno.

Diberitakan website PT PAL Indonesia (Persero), www.pal.co.id, penilaian dilaksanakan melalui laporan pelaksanaan Rencana Pengelolaan Lingkungan & Rencana Pemantauan Lingkungan (RKL-RPL) PT PAL Indonesia (Persero).

Terdapat beberapa indikator yang masuk dalam RKL-RPL seperti pemantauan kualitas air laut, kualitas udara ambien, pengendalian pencemaran air, pengelolaan limbah B3, dan pengelolaan sampah. Penilaian terhadap indikator-indikator tersebut kemudian diverifikasi melalui audit lapangan oleh Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Perak.

Fasilitas pelabuhan yang dimiliki PT PAL Indonesia (Persero) sangat penting untuk meningkatkan efisiensi bagi proses produksi yang dijalankan seperti efisiensi biaya, waktu, meminimalisir resiko kerusakan komponen, dan lainnya.

Fasilitas Pelabuhan PT PAL Indonesia (Persero)

PT PAL Indonesia (Persero) sebagai galangan kapal terbesar di Indonesia memiliki dermaga-dermaga yang dipergunakan secara langsung bagi kepentingan perusahaan seperti bongkar muat. Selain digunakan untuk bongkar muat regular bagi kepentingan produksi baik produk Alutsista maupun non-Alutsista.

Melalui dermaga-dermaga tersebut PT PAL Indonesia (Persero) juga dilakukan bongkar muatan komponen-komponen proyek-proyek strategis seperti Kapal Selam Ketiga yang dibangun di Fasilitas Kapal Selam (Faskasel) PT PAL Indonesia (Persero) pada tahun 2017 yang lalu, komponen-komponen Dual Fuel Barge Mounted Power Plant (BMPP) yang saat ini sedang dibangun, dan pengiriman rangka jembatan ikonik Holtekamp (Youtefa) menuju Papua akhir tahun 2017.

PT PAL Indonesia (Persero) memiliki portofolio bisnis dan produk bukan hanya Kapal Kombatan dan Kapal Niaga, namun juga Pembangunan dan MRO (Maintenance, Repair & Overhaul) Kapal Selam, MRO Kapal Permukaan dan Non Kapal, Produk Rekayasa Umum (Oil & Gas dan Kelistrikan), serta Technology and Development.

Selain dipergunakan bagi kepentingan bongkar muat komponen dan produk, dermaga-dermaga PT PAL Indonesia (Persero) juga dipergunakan bagi fasilitas sandar kapal kombatan yang tengah melaksanakan Harbour Acceptance Test (HAT) maupun Sea Acceptance Test (SAT) serta fasilitas sandar bagi kapal KRI maupun non-KRI yang akan atau telah menjalani pemeliharaan dan perbaikan.

Dengan kapabilitas dan protofolio tersebut PT PAL Indonesia (Persero) merupakan one stop solution, tidak hanya mampu melaksanakan pembangunan produk Alutsista dan non-Alutsista namun juga memiliki kemampuan pemeliharaan dan perbaikan Alutsista dan non-Alutsista. (Aj/Red)

 

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

NEWS

Resmi, PAL Pilih Desain Babcock untuk Proyek Kapal Frigate Kemhan

Surabaya - PT PAL Indonesia (Persero) menandatangani Licence Agreement dengan Rosyth Royal Dockyard Ltd (Babcock) sebagai Penyedia Desain Arrowhead 140 untuk Pengadaan 2 (dua)...

Sejak 2015, Ditjen Perhubungan Laut Kemenhub Bangun 157 Kapal di Indonesia.

JAKARTA - Kementerian  Perhubungan c.q Direktorat Jenderal Perhubungan Laut sejak 2015 hingga sekarang telah membangun 157 unit kapal baja dengan berbagai tipe dan ukuran...

IPERINDO Perkenalkan Berbagai Jenis Kapal yang Bisa Dibangun di Indonesia

JAKARTA--Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO) memperkenalkan berbagai jenis produk kapal yang sudah bisa dibangun pada galangan kapal nasional dalam negeri...

Pemerintah Suntikkan Modal Negara ke PT PAL Indonesia (Persero) Rp1,28 Triliun Melalui Skema PMN.

JAKARTA-Presiden Jokowi menyuntikkan modal negara ke PT PAL Indonesia (Persero) melalui Penyertaan Modal Negara (PMN) Rp 1,28 triliun. PAL merupakan BUMN yang bergerak di...

Kemhan Bangun Kapal Offshore Support Vessel di DRU Shipyard

LAMPUNG—Untuk  menambah dan memperkuat kekuatan Alutsista di jajaran TNI Angkatan Laut, Kementerian Pertahanan (Kemhan) mengadakan dan membangun Kapal Offshore Patrol Vessel (OPV) dan OPV...