Pemerintah Perpanjang Pelimpahan Kewenangan Sertifikasi Statutoria Kapal kepada BKI

POPULAR

Galangan PAL Indonesia Lakukan Mitigasi Untuk Antisipasi Dampak Covid-19

Jakarta-Pandemi COVID-19 mengakibatkan perlambatan ekonomi global. JP Morgan memprediksi ekonomi dunia akan minus 1,1% pada tahun 2020, sementara itu Badan Pusat Statistik (BPS) merilis...

MOS Luncurkan KMP Aceh Hebat 1 Pesanan Pemprov Aceh

Karimun-PT Multi  Ocean Shipyard (MOS) meluncurkan kapal Ferry Roro Penyeberangan yang diberi nama KMP Aceh Hebat 1 pesanan Pemerintah Provinsi Aceh di galangan MOS,...

Dua Kapal Angkut Tank Buatan Galangan Nasional DKB Perkuat TNI AL

JAKARTA-Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono dan Panglima Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) Laksda TNI Irwan Achmadi hari ini menyambut kedatangan...

Hadiri ASEP 2019, IPERINDO Ingin Galangan RI Berkembang

JAKARTA—Ketua Umum Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO) Eddy Kurniawan Logam menghadiri Pertemuan ASEF (Active Shipbuilding Experts Federation) di Osaka, Jepang...

Pertamina Launching Kapal Baru Tanker VLCC Berkapasitas 2,04 Juta Barel

JAKARTA - Untuk menjamin stok dan kelancaran pasokan minyak mentah kilang pertamina dalam memenuhi kebutuhan BBM nasional, Pertamina Group melalui subholding Shipping PT Pertamina...
JAKARTA- PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) kembali diberikan kewenangan dalam melaksanakan survey dan sertifikasi statutoria terhadap kapal-kapal berbendera Indonesia dari Pemerintah Indonesia dalam hal ini Kementerian Perhubungan yang telah dilaksanakan sejak tahun 2017 hingga saat ini.
Perpanjangan pendelegasian kewenangan tersebut ditandai dengan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama tentang Pelaksanaan Survey dan Sertifikasi Statutoria Kapal Berbendera Indonesia antara Direktur Jenderal Perhubungan Laut R. Agus H. Purnomo dengan Direktur Utama PT. Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) Rudiyanto di Kantor Kemenhub Jakarta, Senin (10/5). Acara turut dihadiri Sekretaris Jenderal  Ikatan Perusahaan Industri Kapal Dan Lepas Pantai Indonesia (Iperindo)  Askan Naim.

Penandatanganan kerja sama.

Dirjen Agus mengungkapkan, dengan pendelegasian statutory ini, PT. BKI memiliki kewenangan untuk melakukan survey dan audit pada aspek keselamatan kapal dan menerbitkan sertifikat statutoria kepada kapal-kapal berbendera Indonesia khususnya yang melakukan pelayaran internasional atas nama Pemerintah.
“Sertifikasi inilah yang menjadi tanda bahwa kapal tersebut telah memenuhi standar keselamatan yang telah ditetapkan,” katanya.
Menurut Dirjen Agus, pemenuhan standar keselamatan dan kepatuhan kapal-kapal berbendera Indonesia terhadap konvensi internasional tersebut berhasil membawa Indonesia masuk ke dalam kriteria White List dalam Tokyo MoU pada tahun 2021, di mana tahun sebelumnya Indonesia berada pada posisi Grey List.
Dengan masuknya Indonesia ke dalam White List Tokyo MoU akan meningkatkan kepercayaan dunia terhadap standar keselamatan yang berlaku baik terhadap kapal yang berlayar di perairan Indonesia maupun internasional.
“Namun tantangan kedepan adalah bagaimana mempertahankan status agar di tahun-tahun mendatang Indonesia masih bertahan di kriteria White List ini, sebagaimana negara-negara White List lain, seperti Swedia, Chili, Swiss, Amerika Serikat, Italia dan Bangladesh,” paparnya.
Senada dengan hal itu, Direktur Perkapalan dan Kepelautan Capt. Hermanta menyatakan bahwa pencapaian ini merupakan hasil sinergi yang baik antara Ditjen Perhubungan Laut, PT. BKI, perusahaan pelayaran, crew kapal dan pihak-pihak terkait lainnya.
“BKI dalam hal ini bertindak sebagai Recognized Organization/RO mampu menjalankan fungsi  pelaksanaan pemeriksaan dan sertifikasi serta menjamin pemenuhan persyaratan konvensi Internasional oleh kapal-kapal berbendera Indonesia baik yang berlayar secara internasional maupun domestik,” jelasnya.
Dengan pencapaian White List ini pihaknya berharap akan semakin memacu kinerja jajaran Direktorat Perkapalan dan Kepelautan dalam melaksanakan fungsi kelaiklautan kapal bendera Indonesia bersama dengan BKI baik di pelayaran internasional maupun domestik.
Sebagai informasi, Perjanjian Kerjasama Pelaksanaan Survey dan Sertifikasi Statutoria Kapal Berbendera Indonesia antara Ditjen Perhubungan Laut dan PT. BKI (Persero) ini dahului dengan melakukan assessment terhadap kemampuan BKI pada tahun 2016 dan pada tahun 2017 dilakukan pertama kali Penandatangan Perjanjian Kerjasama tersebut. Selanjutnya Perjanjian Kerjasama ini dapat diper(Sumber: dephub)panjang melalui proses oversight setiap tahunnya.
- Advertisement -

BERITA TERKAIT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

NEWS

Pemerintah Perpanjang Pelimpahan Kewenangan Sertifikasi Statutoria Kapal kepada BKI

JAKARTA- PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) kembali diberikan kewenangan dalam melaksanakan survey dan sertifikasi statutoria terhadap kapal-kapal berbendera Indonesia dari Pemerintah Indonesia dalam hal...

Sumber Marine Shipyard Bangun Kapal Angkut Semen

JAKARTA: PT Sumber Marine Shipyard, perusahaan galangan kapal berbasis di Batam, Kepulauan Riau, membangun dua unit kapal PB Cement Carrier berkapasitas 4.500 Dead Weight...

Citra Shipyard Luncurkan Empat Unit Kapal Tunda IPCM

JAKARTA—PT  Citra Shipyard Batam, Provinsi Kep. Riau meluncurkan empat kapal tunda berkapasitas 2 x 2.200 horde power  senilai Rp230 miliar pesanan PT Jasa Armada...

Bandar Abadi Shipyard Luncurkan 2 Uni Kapal Angkut Tank Pesanan Kemhan

JAKARTA - Kementerian Pertahanan (Kemhan) menambah kekuatan alutsista TNI Angkatan Laut, dengan menyelesaikan proses pembangunan dua unit jenis kapal angkut tank AT-8 dan AT-9. Kapal...

Pemikiran Alm Yance Gunawan; Sampai Kapan Pun Indonesia Butuh Kapal

Jakarta-Kepergian Yance Gunawan, tokoh galangan kapal nasional sekaligus penasehat Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO) menyisakan duka mendalam. Perjalanan, perjuangan dan...