Pemikiran Alm Yance Gunawan; Sampai Kapan Pun Indonesia Butuh Kapal

POPULAR

Galangan PAL Indonesia Lakukan Mitigasi Untuk Antisipasi Dampak Covid-19

Jakarta-Pandemi COVID-19 mengakibatkan perlambatan ekonomi global. JP Morgan memprediksi ekonomi dunia akan minus 1,1% pada tahun 2020, sementara itu Badan Pusat Statistik (BPS) merilis...

IPERINDO Kemukakan Empat Kunci Menuju Galangan Kapal Masa Depan

Jakarta-Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Sarana Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO) merespon kebijakan adaptasi kebiasaan baru sebagai upaya untuk hidup produktif di tengah pandemi Covid-19...

MOS Luncurkan KMP Aceh Hebat 1 Pesanan Pemprov Aceh

Karimun-PT Multi  Ocean Shipyard (MOS) meluncurkan kapal Ferry Roro Penyeberangan yang diberi nama KMP Aceh Hebat 1 pesanan Pemerintah Provinsi Aceh di galangan MOS,...

Bandar Abadi Shipyard Luncurkan 2 Uni Kapal Angkut Tank Pesanan Kemhan

JAKARTA - Kementerian Pertahanan (Kemhan) menambah kekuatan alutsista TNI Angkatan Laut, dengan menyelesaikan proses pembangunan dua unit jenis kapal angkut tank AT-8 dan AT-9. Kapal...

IPERINDO Gelar Seminar Tarif dan Revolusi Maritim di Samarinda

JAKARTA- Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO) Cabang Kalimantan Timur bekerja sama dengan Indonesian  Indonesian National Shipowners' Association (INSA) Cabang Samarinda,...

Jakarta-Kepergian Yance Gunawan, tokoh galangan kapal nasional sekaligus penasehat Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO) menyisakan duka mendalam. Perjalanan, perjuangan dan pemikiran Yance Gunawan telah menginspirasi banyak orang.

Berikut salah satu artikel yang memuat pemikiran Yance Gunawan yang kami telah dipublikan Buletin IPERINDO, Edisi Juli 2019. Di dalam tulisan tersebut, Yance menegaskan bahwa sampai kapanpun Indonesia butuh kapal.

Direktur Utama PT Dumas Tanjung Perak Shipyard ini mengaku prihatin dengan kondisi galangan kapal. Kini hampir tidak ada pembangunan kapal baru, selain pekerjaan reparasi yang diperebutkan hampir semua galangan kapal.

Sebagai pelaku industri, tentu saja kelesuan galangan kapal membuat Yance  gundah. Menurut dia,kondisi ini tidak seharusnya terjadi mengigat potensi kelautan Indonesia luar biasa besar.

“Mestinya ada perhatian. Kalau galangan kapal dipandang sebelah mata, sayang sekali. Potensi maritim kita sangat besar, sampai kapan pun Indonesia butuh kapal,” kata Yance yang juga anggota Dewan Penasihat lperindo.

Dia mengingatkan, jangan sampai negara ini kembali ke masa lalu ketika potensi maritim dinikmati oleh asing.

Pemerintah sempat menyebut rencana membangun 2.500 kapal Tol Laut dan 3.500 kapal nelayan. “Rencana ini menggema ke seluruh dunia dan membuat investor antusias, terutama industri komponen. Mereka berebut pasar peralatan kapal, termasuk berinvestasi,” ujar Yance.

Namun, ketika industri perkapalan mulai bergairah, proyek Tol Laut tiba-tiba berhenti pada 2017. Akibatnya pelaku usaha yang sudah berinvestasi gigit jari, sebab mereka berharap program tersebut berkelanjutan.

Dia berharap pemerintah konsisten menerapkan kebijakannya , sebab untuk membangun sesuatu harus ada kesinambungan. Dengan adanya Tol Laut, industri perkapalan bergairah sehingga akan mendorong investasi komponen. (Selengkapnya dapat dilihat pada  Buletin Iperindo edisi iv tahun 2019). (Aj/Red)

 

 

 

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

NEWS

Citra Shipyard Luncurkan Empat Unit Kapal Tunda IPCM

JAKARTA—PT  Citra Shipyard Batam, Provinsi Kep. Riau meluncurkan empat kapal tunda berkapasitas 2 x 2.200 horde power  senilai Rp230 miliar pesanan PT Jasa Armada...

Bandar Abadi Shipyard Luncurkan 2 Uni Kapal Angkut Tank Pesanan Kemhan

JAKARTA - Kementerian Pertahanan (Kemhan) menambah kekuatan alutsista TNI Angkatan Laut, dengan menyelesaikan proses pembangunan dua unit jenis kapal angkut tank AT-8 dan AT-9. Kapal...

Pemikiran Alm Yance Gunawan; Sampai Kapan Pun Indonesia Butuh Kapal

Jakarta-Kepergian Yance Gunawan, tokoh galangan kapal nasional sekaligus penasehat Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO) menyisakan duka mendalam. Perjalanan, perjuangan dan...

Yance Gunawan, Direktur Utama Galangan PT. Dumas/Penasehat IPERINDO Meninggal Dunia.

Jakarta - Industri galangan kapal Indonesia kembali berduka. Tokoh galangan kapal Indonesia yang juga salah satu penasehat Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai...

Adiluhung Gelar FGD Peningkatan Inovasi Galangan Kapal

SURABAYA - PT Adiluhung Saranasegara Indonesia, perusahaan galangan kapal berbasis di Jawa Timur, Indonesia, menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) 2021. Acara yang diselenggarakan pada 10...