Sejak 2015, Ditjen Perhubungan Laut Kemenhub Bangun 157 Kapal di Indonesia.

POPULAR

Pembangunan Kapal Baru Masuk Program Padat Karya Hubdat

Jakarta-Direktorat Jenderal Perhubungan Darat  (Hubdat) Kemenhub berupaya menggairahkan perekonomian dengan melakukan sejumlah program padat karya dengan anggaran hingga Rp46,53 miliar selama pandemi Covid-19. Namun,...

IPERINDO Gelar Seminar Tarif dan Revolusi Maritim di Samarinda

JAKARTA- Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO) Cabang Kalimantan Timur bekerja sama dengan Indonesian  Indonesian National Shipowners' Association (INSA) Cabang Samarinda,...

Yance Gunawan, Direktur Utama Galangan PT. Dumas/Penasehat IPERINDO Meninggal Dunia.

Jakarta - Industri galangan kapal Indonesia kembali berduka. Tokoh galangan kapal Indonesia yang juga salah satu penasehat Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai...

Citra Shipyard Luncurkan Empat Unit Kapal Tunda IPCM

JAKARTA—PT  Citra Shipyard Batam, Provinsi Kep. Riau meluncurkan empat kapal tunda berkapasitas 2 x 2.200 horde power  senilai Rp230 miliar pesanan PT Jasa Armada...

Sumber Marine Shipyard Bangun Kapal Angkut Semen

JAKARTA: PT Sumber Marine Shipyard, perusahaan galangan kapal berbasis di Batam, Kepulauan Riau, membangun dua unit kapal PB Cement Carrier berkapasitas 4.500 Dead Weight...

JAKARTA – Kementerian  Perhubungan c.q Direktorat Jenderal Perhubungan Laut sejak 2015 hingga sekarang telah membangun 157 unit kapal baja dengan berbagai tipe dan ukuran pada galangan kapal dalam negeri.

Kapal-kapal yang dibangun Ditjen Perhubungan Laut adalah kapal-kapal keperintisan yang mencapai 116 unit, kapal rede sebanyak 20 unit, kapal ternak sebanyak 6 unit dan kapal kontainer sebanyak 15 unit.

Selain itu, Ditjen Perla juga membangun kapal pelayaran rakyat yang jumlahnya mencapai 138 unit. Dari total kapal tersebut, total nilai aset mencapai Rp5,5 triliun.

Hal itu disampaikan Chairul Adrian, Kepala Seksi Bimbingan Usaha dan Tarif Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan dalam Webinar Strategi Penguatan Industri Maritim Indonesia Timur dalam Rangka Mewujudkan Poros Maritim Dunia, Selasa (14/9).

Dia menjelaskan Indonesia sebagai poros maritim dunia, perlu inovasi terhadap model-model kapal yang akan dikembangkan dan dibangun di dalam negeri sehinga hal ini menjadi tantangan bagi pada insinyur kapal.

Model dan inovasi kapal disesuaikan dengan perkembangan teknologi modern. “Kita akan selalu membutuhkan inovasi model kapal sesuai dengan perkembangan teknologi terbaru,” katanya.

Sementara itu, Ir Hasbi Assidiq Syamduddin, Auditor ISO & SNI/Konsultan Industri menjelaskan galangan kapal di Indonesia bisa berbangga dengan kemampuan membangun berbagai jenis kapa. Tetapi, kita masih sedih karena sebagian besar biaya pembangunan mengalir ke luar negeri.

Dia mencontohkan satu galangan kapal membangun kapal senilai Rp100 miliar. Menurut dia, yang bisa dibelanjakan di dalam negeri dari total biaya tersebut maksimum hanya 20%, sisanya dibelanjakan untuk produk impor.

Bahkan, katanya, dari 20% tersebut, belasan persen adalah untuk biaya para pekerja dan overhead lainnya, bukan untuk membeli produk penunjang kapal. “Jadi, yang benar-benar dipakai untuk membeli bahan komponen kapal hanya sekitar 5 persen saja,” katanya.

Hak itu, katanya, karena Indonesia tidak bisa menyediakan komponen kapal. “Oleh karena itu, prospek idustri penunjang kapal sangat menjanjikan. Hanya saja, komponen kapal bukan industri dengan produksi massal, tetapi customize sehingga cenderung tidak ekonomic skill,” ujarnya. (Red/Iperindo)

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

NEWS

Galangan Sepi, Tapi Pemerintah Masih Tertarik Impor Kapal

JAKARTA - Ikatan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (Iperindo) mengirim surat kepada pemerintah terkait pembuatan kapal-kapal milik pemerintah di luar negeri. Ketua Umum Iperindo...

Resmi, PAL Pilih Desain Babcock untuk Proyek Kapal Frigate Kemhan

Surabaya - PT PAL Indonesia (Persero) menandatangani Licence Agreement dengan Rosyth Royal Dockyard Ltd (Babcock) sebagai Penyedia Desain Arrowhead 140 untuk Pengadaan 2 (dua)...

Sejak 2015, Ditjen Perhubungan Laut Kemenhub Bangun 157 Kapal di Indonesia.

JAKARTA - Kementerian  Perhubungan c.q Direktorat Jenderal Perhubungan Laut sejak 2015 hingga sekarang telah membangun 157 unit kapal baja dengan berbagai tipe dan ukuran...

IPERINDO Perkenalkan Berbagai Jenis Kapal yang Bisa Dibangun di Indonesia

JAKARTA--Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO) memperkenalkan berbagai jenis produk kapal yang sudah bisa dibangun pada galangan kapal nasional dalam negeri...

Pemerintah Suntikkan Modal Negara ke PT PAL Indonesia (Persero) Rp1,28 Triliun Melalui Skema PMN.

JAKARTA-Presiden Jokowi menyuntikkan modal negara ke PT PAL Indonesia (Persero) melalui Penyertaan Modal Negara (PMN) Rp 1,28 triliun. PAL merupakan BUMN yang bergerak di...