Yance Gunawan, Direktur Utama Galangan PT. Dumas/Penasehat IPERINDO Meninggal Dunia.

POPULAR

Pembangunan Kapal Baru Masuk Program Padat Karya Hubdat

Jakarta-Direktorat Jenderal Perhubungan Darat  (Hubdat) Kemenhub berupaya menggairahkan perekonomian dengan melakukan sejumlah program padat karya dengan anggaran hingga Rp46,53 miliar selama pandemi Covid-19. Namun,...

Citra Shipyard Luncurkan Empat Unit Kapal Tunda IPCM

JAKARTA—PT  Citra Shipyard Batam, Provinsi Kep. Riau meluncurkan empat kapal tunda berkapasitas 2 x 2.200 horde power  senilai Rp230 miliar pesanan PT Jasa Armada...

Hadiri ASEP 2019, IPERINDO Ingin Galangan RI Berkembang

JAKARTA—Ketua Umum Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO) Eddy Kurniawan Logam menghadiri Pertemuan ASEF (Active Shipbuilding Experts Federation) di Osaka, Jepang...

Resmi, PAL Pilih Desain Babcock untuk Proyek Kapal Frigate Kemhan

Surabaya - PT PAL Indonesia (Persero) menandatangani Licence Agreement dengan Rosyth Royal Dockyard Ltd (Babcock) sebagai Penyedia Desain Arrowhead 140 untuk Pengadaan 2 (dua)...

PAL Laksanakan First Steel Cutting Kapal BRS Kedua TNI AL

Surabaya-Bertepatan dengan Hari Jadi TNI AL Ke – 75 tahun TNI AL, PT PAL Indonesia (Persero) melaksanakan Seremoni First Steel Cutting (FSC) Kapal Bantu...

Jakarta – Industri galangan kapal Indonesia kembali berduka. Tokoh galangan kapal Indonesia yang juga salah satu penasehat Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO) Yance Gunawan meninggal dunia, Sabtu, 20 Februari 2021.

Almarhum saat ini disemayamkan di Rumah Duka Adi Jasa Ruang VIP:J dan rencananya akan dimakamkan pada hari Kamis, tanggal 25 Februari 2021 di Santong Baru, Lawan.

Yance Gunawan lahir di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat pada tanggal 1 Juli 1960. Alumni Hochschule Bremen, Jerman tersebut adalah Direktur Utama PT Dumas Tanjung Perak Shipyard hingga sekarang.

Yance Gunawan suatu ketika bersama bersama MS Hidayat saat menjadi Menteri Perindustrian .

Di tangannya, Dumas menjelma menjadi salah satu pemain utama galangan kapal  nasional. Berbagai produk kapal telah dihasilkan seperti tanker, ferry roro penyeberangan, kapal patroli polisi, kapal patroli KPLP, kapal kontainer dan sebagainya.

Almarhum selama ini dikenal aktif berorganisasi, khususnya di IPERINDO. Ia pernah menjadi Wakil Ketua Bidang Pembiayaan IPERINDO periode 2008-2011, Wakil Ketua IPERINDO Cabang Jawa Timur periode 2010 – 2014, Wakil Ketua DPP IPERINDO periode 2014-2018 dan Penasehat DPP IPERINDO periode 2018-2022.

Moment saat Alm Yance Gunawan menghadiri salah satu pameran yang dihadiri Irjen Kementerian Perindustrian Soerjono dan kolega.

Kepergian Direktur Utama PT Dumas Shipyard Tanjung Perak yang mendadak tersebut membuat kaget para pengurus IPERINDO maupun para pelaku usaha industri galangan dan komponen kapal di Indonesia.

Sejumlah kalangan pun menyampaikan duka cita yang mendalam. Ketua Umum IPERINDO Eddy K. Logam menyampaikan duka citanya.  “Semua kontribusi dan perjuangan Pak Yance akan selalu tercatat dalam sejarah industri maritim Indonesia,” katanya.

Budhiarto Sulaiman,  sahabat almarhum yang juga pemilik industri penunjang galangan kapal nasional PT Teknik Tadakara Sumberkarya menyampaikan duka citanya. “Almarhum adalah sosok orang yang punya komitmen terhadap pengembangan industri maritim nasional,” ujarnya.

Moenir, Ketua Bidang Pengembangan SDM DPP IPERINDO/Direktur Utama PT. Kampuh Welding School, yang juga sahabat almarhum menyampaikan hal yang sama. “Beliau salah seorang yang sangat konsern terhadap industri maritim Indonesia,” katanya.

Salah satu pengusaha bidang konsultan industri galangan kapal di Surabaya yang juga Ketua Bidang Kerja Sama dan Promosi DPP IPERINDO  Azis Muhamad mengaku sangat kehilangan sosok Yance. “Beliau sangat, sangat dan sangat membantu sesama pengusaha di industri perkapalan,” katanya.

Direktur Utama PT BTI Ship Design itu menjelaskan sosok Yance adalah orang yang mengutamakan kepentingan  bersama. “Kalau ada acara atau usaha untuk kepentingan bersama, beliau selalu memberikan support nya, baik dana, tenaga maupun pemikirannya,” katanya. (Aj)

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

NEWS

Galangan Sepi, Tapi Pemerintah Masih Tertarik Impor Kapal

JAKARTA - Ikatan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (Iperindo) mengirim surat kepada pemerintah terkait pembuatan kapal-kapal milik pemerintah di luar negeri. Ketua Umum Iperindo...

Resmi, PAL Pilih Desain Babcock untuk Proyek Kapal Frigate Kemhan

Surabaya - PT PAL Indonesia (Persero) menandatangani Licence Agreement dengan Rosyth Royal Dockyard Ltd (Babcock) sebagai Penyedia Desain Arrowhead 140 untuk Pengadaan 2 (dua)...

Sejak 2015, Ditjen Perhubungan Laut Kemenhub Bangun 157 Kapal di Indonesia.

JAKARTA - Kementerian  Perhubungan c.q Direktorat Jenderal Perhubungan Laut sejak 2015 hingga sekarang telah membangun 157 unit kapal baja dengan berbagai tipe dan ukuran...

IPERINDO Perkenalkan Berbagai Jenis Kapal yang Bisa Dibangun di Indonesia

JAKARTA--Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO) memperkenalkan berbagai jenis produk kapal yang sudah bisa dibangun pada galangan kapal nasional dalam negeri...

Pemerintah Suntikkan Modal Negara ke PT PAL Indonesia (Persero) Rp1,28 Triliun Melalui Skema PMN.

JAKARTA-Presiden Jokowi menyuntikkan modal negara ke PT PAL Indonesia (Persero) melalui Penyertaan Modal Negara (PMN) Rp 1,28 triliun. PAL merupakan BUMN yang bergerak di...